BSI Explore 2026 Bawa Mahasiswa UBSI Belajar dan Mengabdi di Desa Kampung Sawah Bogor
BSINews, Bogor-Desa Kampung Sawah, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, menjadi salah satu tujuan pelaksanaan BSI Explore 2026 yang diselenggarakan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Sebanyak enam mahasiswa UBSI ditempatkan di desa tersebut untuk menjalankan berbagai kegiatan pengabdian sekaligus berinteraksi secara langsung dengan masyarakat selama kurang lebih tiga minggu.
Kehadiran mahasiswa di Desa Kampung Sawah menjadi bagian dari rangkaian BSI Explore 2026 yang dilaksanakan di sekitar 38 desa mitra. Program ini melibatkan 228 mahasiswa dan 38 dosen pendamping yang tersebar di berbagai wilayah. Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman belajar secara langsung di tengah masyarakat.
Baca juga: 38 Bibit untuk 38 Tahun! Calandra Adventures dan BSI Explore Hijaukan Pantai Bahagia Muara Gembong
Perjalanan mahasiswa selama mengikuti BSI Explore 2026 tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan program kerja. Mereka juga dituntut untuk memahami kondisi lingkungan, membangun komunikasi dengan masyarakat, bekerja sama, serta menyesuaikan kegiatan dengan kebutuhan warga. Pengalaman tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa di luar lingkungan kampus.
Tinggal Tiga Minggu di Desa, Mahasiswa UBSI Asah Kemampuan dan Kepedulian Sosial
Rangkaian BSI Explore 2026 dimulai setelah pelaksanaan pelepasan peserta pada 4 Agustus 2026. Setelah itu, mahasiswa bersama dosen pendamping menuju desa masing-masing untuk menjalankan program yang telah dipersiapkan.
Kelompok yang ditempatkan di Desa Kampung Sawah terdiri dari Ineza Citra Aulia sebagai ketua, Dwi Rizky Nania Lakatefa sebagai sekretaris, Dinda Fitriani Jamila sebagai bendahara, Kesya Suciani Putri dan Nuraini Putri Ramadi sebagai bagian dokumentasi, serta Sindy Magdalena Harianja sebagai anggota.
Selama kurang lebih tiga minggu, keenam mahasiswa tersebut akan tinggal dan menetap di Desa Kampung Sawah. Mereka akan berinteraksi langsung dengan masyarakat, mengenal kehidupan sosial warga, sekaligus menjalankan sejumlah program kerja yang telah disusun oleh kelompok.
Kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk mengembangkan berbagai kemampuan yang tidak hanya diperoleh melalui pembelajaran di kelas. Kemampuan komunikasi, kerja sama, kepemimpinan, kreativitas, manajemen waktu, hingga penyelesaian masalah dapat diasah melalui pengalaman langsung selama berada di lingkungan masyarakat.
Dalam pelaksanaan kegiatan, mahasiswa didampingi oleh Fajar Akbar dosen UBSI Kampus Slipi yang dipercaya sebagai Dosen Pendamping Lapangan (DPL). Pendampingan tersebut membantu mahasiswa dalam melakukan koordinasi, mengevaluasi kegiatan, serta memberikan arahan apabila menghadapi kendala selama berada di lapangan.
“BSI Explore menjadi pengalaman pembelajaran yang berbeda bagi mahasiswa karena mereka dapat berinteraksi dan terlibat langsung dengan masyarakat. Di sini mahasiswa tidak hanya menjalankan program yang sudah disiapkan, tetapi juga belajar memahami kondisi dan kebutuhan masyarakat,” ujar Fajar Akbar.
Bagi mahasiswa, pengalaman tinggal dan berinteraksi dengan masyarakat menjadi proses untuk belajar beradaptasi dengan lingkungan baru. Setiap desa memiliki karakteristik dan kebutuhan yang berbeda sehingga mahasiswa perlu memahami kondisi masyarakat sebelum menjalankan kegiatan agar program yang diberikan dapat memberikan manfaat secara optimal.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika terus mendorong mahasiswa untuk memperluas pengalaman belajar melalui berbagai kegiatan di dalam maupun di luar kampus. Proses pendidikan tidak hanya berfokus pada pembelajaran akademik di ruang kelas, tetapi juga memberikan ruang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan, mengasah keterampilan, membangun karakter, serta menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.
Kehadiran mahasiswa UBSI di Desa Kampung Sawah juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan masyarakat. Mahasiswa dapat berbagi pengetahuan dan keterampilan melalui program yang telah disiapkan, sementara masyarakat memperoleh manfaat dari kehadiran dan kegiatan yang dilakukan selama program berlangsung.
Baca juga: BSI Explore Edukasi Bahaya Narkoba dari Desa, Bekali Pelajar SMA Nusa Harapan di Tanjung Saleh
BSI Explore 2026 di Desa Kampung Sawah menjadi ruang pertemuan antara dunia pendidikan dan kehidupan masyarakat. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membuat mahasiswa menjadi lebih mandiri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta memiliki kepekaan terhadap lingkungan sosial.
“Harapannya, mahasiswa dapat memanfaatkan waktu selama tiga minggu ini untuk belajar sebanyak mungkin, membangun komunikasi dengan masyarakat, dan memberikan kontribusi yang positif. Pengalaman yang mereka dapatkan di Desa Kampung Sawah diharapkan menjadi bekal berharga untuk kehidupan akademik maupun ketika mereka nantinya memasuki dunia profesional,” pungkas Fajar Akbar.