Digitalisasi Posyandu, Mahasiswa UBSI Serahkan Sistem Pemantauan Kesehatan Anak di Desa Tambaksari Kidul
BSINews, Banyumas – Pemanfaatan teknologi digital terus dikembangkan untuk mendukung pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa. Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif secara resmi menyerahkan aplikasi Sistem Informasi Pemantauan Kesehatan dan Tumbuh Kembang Anak kepada Pemerintah Desa serta Kader Posyandu Desa Tambaksari Kidul, Kabupaten Banyumas, pada Rabu (22/7).
Digitalisasi Posyandu, Mahasiswa UBSI Serahkan Sistem Pemantauan Kesehatan Anak di Desa Tambaksari Kidul
Kegiatan serah terima tersebut menjadi bagian dari implementasi hasil pengembangan tugas akhir mahasiswa sekaligus bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi digital yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat. Aplikasi berbasis web tersebut dirancang untuk membantu kader Posyandu dalam melakukan pencatatan, pengelolaan, serta pemantauan data kesehatan dan tumbuh kembang balita.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam dua agenda utama. Agenda pertama dilaksanakan pada pukul 10.00 WIB di Balai Desa Tambaksari Kidul. Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa UBSI memperagakan penggunaan aplikasi sekaligus memberikan penjelasan mengenai berbagai fitur sistem kepada kader Posyandu dan staf balai desa.
Melalui aplikasi tersebut, data kesehatan balita yang sebelumnya dicatat secara manual dapat dikelola secara lebih terstruktur dan terintegrasi. Sistem juga membantu kader dalam memantau perkembangan anak berdasarkan data pemeriksaan yang dilakukan secara berkala sehingga proses pencatatan dan pemantauan dapat dilakukan dengan lebih mudah.
Selain mendukung pencatatan data, sistem ini juga dirancang untuk membantu proses pelaporan kegiatan Posyandu di tingkat desa. Dengan pengelolaan data secara digital, kader diharapkan dapat mengurangi risiko kesalahan pencatatan serta mempercepat proses pencarian dan penyusunan informasi yang dibutuhkan.
Agenda kedua dilaksanakan pada pukul 14.00 WIB dengan kunjungan tim mahasiswa ke kediaman Kepala Desa Tambaksari Kidul. Kunjungan tersebut dilakukan karena Kepala Desa berhalangan hadir pada kegiatan serah terima di balai desa. Pada kesempatan tersebut, mahasiswa menyerahkan dokumen Berita Acara Serah Terima (BAST) secara formal sebagai penanda resmi alih kelola dan pemanfaatan sistem oleh pihak desa.
Perwakilan mahasiswa UBSI Farachan menyampaikan, bahwa aplikasi tersebut tidak hanya dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan akademik, tetapi juga diharapkan mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Kami berharap aplikasi ini tidak hanya menjadi bagian dari penyelesaian tugas akhir, tetapi juga dapat memberikan manfaat nyata bagi kader Posyandu dan Pemerintah Desa Tambaksari Kidul. Dengan adanya sistem ini, proses pencatatan dan pemantauan kesehatan anak diharapkan menjadi lebih mudah, terstruktur, dan efisien,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Banyumas Rabu (22/7).
Baca Juga : UBSI Inisiasi Digitalisasi Pendataan Balita di Posyandu Apel Tangerang
Pihak Pemerintah Desa Tambaksari Kidul bersama para kader Posyandu menyambut baik penyerahan aplikasi tersebut. Kehadiran sistem digital dinilai dapat menjadi langkah awal dalam meningkatkan pengelolaan data kesehatan anak sekaligus mendukung pelayanan Posyandu yang lebih terorganisasi.
Melalui implementasi aplikasi ini, mahasiswa UBSI menunjukkan bahwa hasil pembelajaran di perguruan tinggi dapat diterapkan untuk menjawab kebutuhan nyata di masyarakat. Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong mahasiswa untuk menghasilkan karya inovatif yang tidak hanya bernilai akademik, tetapi juga mampu memberikan manfaat dan mendukung transformasi digital di berbagai sektor kehidupan masyarakat. (Safika)