Dosen UBSI Gelar Pelatihan Pengelolaan Media Sosial di Malaysia, Bekali Peserta Keterampilan Konten Digital
BSINews, Malaysia-Dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar pelatihan dan pendampingan pengelolaan media sosial di El Sky Media, Petaling Jaya, Selangor, Malaysia, pada Sabtu, 30 November 2024. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan meningkatkan kompetensi peserta dalam merancang strategi konten, memproduksi materi digital kreatif, serta mengelola interaksi dengan audiens secara profesional.
Baca juga: Dosen Prodi Ilmu Komunikasi UBSI Latih Pengajar TPA Abah Mangun Manfaatkan AI untuk Pembelajaran
Kegiatan bertajuk “Pelatihan dan Pendampingan Media Sosial Spesialis di El Sky Media” ini melibatkan tiga dosen UBSI, yakni Ferrari Lancia, Liliyana dan Haryo Windratno dengan dukungan mahasiswa. Pelatihan tersebut diikuti enam peserta dan menjadi bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya melalui penerapan ilmu komunikasi digital untuk mendukung kebutuhan industri media.
Perkembangan teknologi digital menjadikan media sosial sebagai sarana penting untuk menyebarkan informasi, membangun hubungan dengan audiens, serta memperkuat identitas dan reputasi organisasi. Oleh karena itu, kemampuan mengelola media sosial tidak hanya berkaitan dengan mengunggah konten, tetapi juga mencakup perencanaan komunikasi, kreativitas, konsistensi publikasi, dan evaluasi berdasarkan data.
Dalam pelatihan ini, peserta mendapatkan materi mengenai pengenalan profesi spesialis media sosial, penyusunan strategi konten, produksi konten kreatif, pengelolaan interaksi audiens, serta analisis kinerja media sosial. Materi praktik juga meliputi penyusunan pilar konten, pembuatan kalender editorial, penulisan caption, penyusunan naskah video pendek, penerapan teknik storytelling, hingga pengembangan materi visual dan audiovisual.
Peserta turut dibekali keterampilan mengelola komentar, menjawab pertanyaan publik, serta merespons kritik secara profesional. Pendekatan praktik dan pendampingan diterapkan agar peserta tidak hanya memahami materi secara konseptual, tetapi juga mampu menyusun rancangan konten dan menghasilkan produk digital yang sesuai dengan kebutuhan El Sky Media.
Liliyana, menjelaskan bahwa pelatihan pengelolaan media sosial penting untuk membantu peserta memahami proses komunikasi digital secara lebih terarah, mulai dari perencanaan hingga evaluasi konten.
“Melalui pelatihan dan pendampingan ini, kami berharap peserta dapat memahami pengelolaan media sosial secara lebih terarah, mulai dari perencanaan konten, proses produksi, hingga evaluasi kinerja berdasarkan data analitik. Kemampuan tersebut penting agar media sosial tidak hanya menjadi sarana publikasi informasi, tetapi juga mampu membangun interaksi yang positif dengan audiens serta memperkuat identitas media di era digital,” ujar Liliyana.
Evaluasi kegiatan dilakukan dengan memperhatikan pemahaman peserta, keterampilan dalam merancang konten, kualitas produk digital yang dihasilkan, serta kesesuaian materi dengan kebutuhan mitra. Melalui proses tersebut, pelatihan diarahkan untuk membangun kemampuan pengelolaan media sosial yang lebih terstruktur dan dapat diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari.
Selain keterampilan produksi konten, pemanfaatan data analitik menjadi salah satu aspek penting dalam kegiatan ini. Indikator seperti jangkauan publikasi, jumlah tayangan, tingkat interaksi, dan pertumbuhan audiens dapat digunakan untuk mengevaluasi efektivitas konten. Data tersebut juga membantu pengelola media sosial menentukan strategi komunikasi berikutnya berdasarkan respons audiens.
Kolaborasi antara UBSI dan El Sky Media menjadi ruang pertukaran pengetahuan antara perguruan tinggi dan industri media. Melalui kegiatan ini, penerapan ilmu komunikasi digital diharapkan dapat menjawab kebutuhan praktis dunia kerja sekaligus meningkatkan kesiapan sumber daya manusia dalam menghadapi perubahan industri berbasis teknologi.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mengembangkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang menghubungkan kompetensi akademik dengan kebutuhan masyarakat dan dunia industri. Pelatihan pengelolaan media sosial ini menjadi salah satu bentuk penerapan keilmuan yang relevan dengan perkembangan komunikasi digital.
Baca juga: Dosen UBSI Latih Majelis Ta’lim Az Zahra Manfaatkan ChatGPT untuk Membuat Flyer Kreatif
Melalui pelatihan dan pendampingan tersebut, UBSI berharap peserta mampu mengelola media sosial secara lebih kreatif, konsisten, terencana, dan berorientasi pada kebutuhan audiens. Universitas Bina Sarana Informatika juga terus berkomitmen menghadirkan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat yang relevan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri.
“Kami berharap keterampilan yang diperoleh peserta dapat diterapkan dalam aktivitas kerja sehari-hari, sehingga pengelolaan media sosial menjadi lebih profesional, efektif, dan mampu memberikan dampak positif bagi perkembangan industri media digital,” tutup Liliyana.