AI dan Digital Marketing: Peluang Emas, Tapi Butuh Bijak dan Terus Belajar

0 16

BSINews, Solo – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) telah mengubah wajah digital marketing. AI bisa menganalisis data, memahami perilaku konsumen, hingga membuat konten otomatis, sehingga strategi pemasaran menjadi lebih cepat dan efisien.

AI dan Digital Marketing: Peluang Emas, Tapi Butuh Bijak dan Terus Belajar

Menurut Ahmad Fauzi, dosen UBSI kampus Solo, ada sisi risiko yang perlu diwaspadai. “Ketergantungan berlebihan pada AI bisa mengikis kreativitas manusia, menurunkan kebutuhan tenaga kerja, bahkan berpotensi menyebarkan informasi salah,” ujarnya dalam keterangan tertulis (4/6).

Dalam praktiknya, AI mampu membuat copywriting otomatis, menentukan waktu posting terbaik, dan mempersonalisasi iklan. Tapi tanpa kontrol etika dan sentuhan manusia, kampanye bisa kehilangan keaslian dan empati.

Ahmad Fauzi menekankan, “AI bukan musuh, melainkan alat. Jangan takut tergantikan AI, tapi takutlah jika kita enggan belajar dan berkembang.” Kunci tetap relevan di era digital adalah menyeimbangkan pemanfaatan AI dengan kreativitas, logika, dan analisis manusia.

Baca Juga:Pemanfaatan Digital Marketing Sebagai Sarana Promosi dan Pemasaran Produk

Bagi praktisi dan mahasiswa digital marketing, kemampuan memahami AI sekaligus mempertahankan nilai kemanusiaan menjadi modal penting untuk tetap kompetitif di industri yang terus berubah. (Safika Rahman)

Leave A Reply

Your email address will not be published.