Di Era AI, Jurusan Apa yang Masih Dibutuhkan Dunia Kerja? Ini Penjelasan Praktisi Pendidikan

0 10

BSINews, Bekasi – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan telah mengubah cara manusia bekerja, belajar, dan berinteraksi. Berbagai pekerjaan kini dapat dilakukan secara otomatis dengan bantuan teknologi, sehingga memunculkan pertanyaan di kalangan siswa SMA dan SMK yang akan melanjutkan pendidikan tinggi: jurusan apa yang masih memiliki prospek kerja menjanjikan di era AI?

Di Era AI, Jurusan Apa yang Masih Dibutuhkan Dunia Kerja? Ini Penjelasan Praktisi Pendidikan

Kepala kampus Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cibitung, Dian Ardiansyah, menilai bahwa perkembangan AI bukanlah ancaman bagi generasi muda, melainkan peluang untuk mengembangkan kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri masa depan.

“AI memang mampu mengotomatisasi berbagai pekerjaan, tetapi teknologi tetap membutuhkan manusia yang mampu merancang, mengelola, mengembangkan, dan memanfaatkannya secara efektif. Karena itu, calon mahasiswa tidak perlu takut dengan perkembangan AI, tetapi perlu mempersiapkan diri agar mampu berkolaborasi dengan teknologi tersebut,” ujar Dian.

Baca Juga : UBSI Kampus Tegal, Kampus Digital Kreatif untuk Generasi Masa Depan

Menurutnya, terdapat beberapa bidang keilmuan yang diprediksi akan tetap dibutuhkan dunia kerja karena memiliki keterkaitan erat dengan transformasi digital yang saat ini terjadi di berbagai sektor.

Bidang teknologi informasi masih menjadi salah satu yang paling dibutuhkan. Program studi seperti Sistem Informasi, Teknologi Informasi, dan Informatika memiliki peran penting dalam mendukung digitalisasi perusahaan, pengembangan aplikasi, keamanan siber, hingga pengelolaan data.

“Transformasi digital tidak mungkin berjalan tanpa dukungan talenta digital yang kompeten. Kebutuhan terhadap profesi seperti programmer, system analyst, data analyst, hingga cybersecurity specialist masih akan terus meningkat,” jelasnya.

Namun demikian, peluang karier di era AI tidak hanya terbuka bagi lulusan teknologi. Dian menegaskan bahwa kemampuan komunikasi juga tetap menjadi kebutuhan utama bagi perusahaan dan organisasi.

Di tengah pesatnya perkembangan media digital, profesi seperti content creator, public relations officer, social media specialist, hingga digital communication strategist terus mengalami peningkatan kebutuhan. Hal ini membuat Program Studi Ilmu Komunikasi tetap relevan dan memiliki prospek yang luas di masa depan.

“AI dapat membantu membuat konten atau mengolah data, tetapi kreativitas, empati, kemampuan membangun relasi, dan memahami perilaku manusia tetap menjadi keunggulan yang dimiliki manusia. Karena itu, bidang komunikasi akan tetap dibutuhkan,” katanya.

Selain teknologi dan komunikasi, bidang Manajemen juga diprediksi memiliki peran strategis di masa depan. Perusahaan membutuhkan individu yang mampu mengambil keputusan, mengelola sumber daya, menyusun strategi bisnis, dan memimpin tim di tengah perubahan yang cepat.

Menurut Dian, teknologi secanggih apa pun tetap membutuhkan sumber daya manusia yang mampu mengelolanya secara efektif agar memberikan nilai tambah bagi organisasi.

“Dunia kerja masa depan membutuhkan pemimpin yang mampu menggabungkan pemanfaatan teknologi dengan strategi bisnis yang tepat. Di sinilah peran lulusan manajemen menjadi sangat penting,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Dian menjelaskan bahwa perusahaan saat ini tidak hanya mencari lulusan dengan nilai akademik tinggi, tetapi juga individu yang memiliki kemampuan berpikir kritis, komunikasi yang baik, kreativitas, kolaborasi, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan.

Karena itu, mahasiswa perlu memanfaatkan masa kuliah untuk mengembangkan hard skill dan soft skill secara seimbang agar memiliki daya saing yang lebih kuat di dunia kerja.

Sebagai kampus digital kreatif yang telah meraih Akreditasi Unggul, UBSI kampus Cibitung terus berupaya mempersiapkan mahasiswa agar mampu menghadapi tantangan dunia kerja modern. Kampus yang berlokasi di Jalan KH Ahmad No. 8, Cibuntu, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi ini menawarkan Program Studi Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Informatika, Manajemen, dan Ilmu Komunikasi yang dirancang sesuai kebutuhan industri saat ini.

Selain menyediakan Kelas Reguler Pagi dan Reguler Malam, UBSI kampus Cibitung juga memiliki lokasi strategis yang dekat dengan berbagai kawasan industri di Kabupaten Bekasi sehingga memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk lebih dekat dengan dunia kerja.

“Mahasiswa tidak hanya harus siap lulus, tetapi juga siap bekerja, siap beradaptasi, dan siap menciptakan peluang di tengah perubahan teknologi yang sangat cepat,” tutup Dian.

Baca Juga : Era AI Makin Nyata, Head of IT UBSI Ajak Generasi Muda Naik Level Digital

Saat ini, Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UBSI Tahun Akademik 2026/2027 masih berlangsung. Calon mahasiswa dapat memperoleh informasi lengkap mengenai program studi dan pendaftaran melalui website resmi PMB UBSI di pmbubsi.id.

(Sfkrhm)

Leave A Reply

Your email address will not be published.