Penulisan Gelar yang Benar Sesuai Aturan, Ini Contoh untuk Lulusan D3, S1, sampai S2

0 3

Setelah lulus, gelar akademik akan nempel di nama anda, mulai dari ijazah, CV, undangan, sampai kartu nama. Tapi penulisan gelar yang benar sering terlewat, padahal salah sedikit saja bisa langsung kelihatan.

Yuk, bahas aturan dasar penulisan gelar yang benar beserta contoh untuk lulusan D3, S1, dan S2, supaya nama anda selalu tertulis rapi di semua dokumen.

Aturan Dasar Penulisan Gelar yang Benar

Sebelum masuk ke contoh, pahami dulu kaidah umum yang dipakai dalam penulisan gelar yang benar.

Pertama, setiap singkatan gelar memakai titik di antara hurufnya, seperti S.Kom. dan M.M. Kedua, gelar sarjana dan magister ditulis di belakang nama, dipisah koma. Ketiga, kalau ada lebih dari satu gelar, pisahkan dengan koma.

Dalam penulisan gelar yang benar, gelar yang ditempatkan di depan nama, seperti Dr. dan Prof., memakai huruf kapital hanya pada huruf awal. Untuk gelar dokter, penulisannya berbeda, yaitu dr. dengan huruf kecil.

Sumber acuan paling aman adalah tulisan gelar pada ijazah anda dan ketentuan resmi kementerian pendidikan tinggi.

Contoh Penulisan Gelar yang Benar untuk Tiap Jenjang

Biar lebih kebayang, berikut contoh penulisan gelar yang benar untuk jenjang yang paling sering dijumpai.

1. Lulusan D3

Lulusan Diploma 3 mendapat gelar Ahli Madya dengan singkatan A.Md. Contohnya, Rina Putri, A.Md. Beberapa program menambahkan bidang pada singkatan, jadi lihat tulisan pada ijazah anda.

2. Lulusan S1

Gelar sarjana ditulis setelah nama, misalnya Budi Santoso, S.Kom. atau Dewi Lestari, S.E. Singkatan yang dipakai bergantung program studi.

3. Lulusan S2

Gelar magister juga ditulis di belakang nama, seperti Andi Pratama, M.Kom. atau Sari Wulandari, M.M.

4. Memiliki Lebih dari Satu Gelar

Kalau anda lulusan S1 lalu lanjut S2, tulis keduanya berurutan dari jenjang yang lebih rendah, misalnya Budi Santoso, S.Kom., M.Kom.

Baca juga: CPNS Lulusan SMA yang Pilih S1 Sistem Informasi Ternyata Lebih Mudah Naik Golongan Lewat Jalur Penyesuaian Ijazah

Kesalahan dalam Penulisan Gelar yang Benar yang Sering Terjadi

Beberapa kekeliruan muncul berulang kali meski terlihat sepele.

Yang paling umum adalah menghilangkan titik, seperti SKom atau MM. Kesalahan lain ialah lupa memberi koma antara nama dan gelar, atau menulis gelar ganda yang sama, misalnya Sarjana Komputer dan S.Kom. sekaligus.

Ada juga yang menulis gelar dengan huruf kapital semua atau memakai spasi di tengah singkatan. Hal tersebut bikin penulisan gelar yang benar terlihat tidak konsisten. Perbaiki kebiasaan ini sejak dokumen pertama yang anda buat.

Tips Menerapkan Penulisan Gelar yang Benar di Dokumen

Penulisan gelar yang benar paling mudah dijaga lewat kebiasaan. Gunakan satu format yang sama di CV, surat lamaran, dan profil daring. Konsistensi menunjukkan ketelitian.

Salin gelar persis seperti tertulis di ijazah, lalu simpan sebagai templat nama. Cara ini mengurangi risiko salah ketik setiap kali anda membuat dokumen baru.

Untuk kartu nama atau undangan resmi, periksa lagi penulisan gelar yang benar sebelum dicetak, karena koreksi setelah cetak biasanya makan biaya.

Situasi yang Sering Bikin Bingung

Bagaimana kalau nama anda panjang atau ada gelar yang berderet? Tetap ikuti pola yang sama: nama, koma, lalu gelar dari jenjang terendah ke tertinggi.

Lalu, apakah gelar selalu perlu ditulis? Tidak selalu. Pada percakapan santai atau akun media sosial, banyak orang memilih menulis nama saja. Gelar biasanya dipakai pada dokumen resmi, surat, dan acara formal.

Untuk gelar yang belum anda yakini cara menulisnya, tanyakan ke bagian akademik kampus. Bagian itu biasanya punya daftar singkatan resmi tiap program studi.

Rangkuman Singkat

Penulisan gelar yang benar mengikuti tiga hal utama: titik pada singkatan, koma setelah nama, dan urutan dari jenjang rendah ke tinggi. Contohnya Rina Putri, A.Md. untuk D3, Budi Santoso, S.Kom. untuk S1, dan Andi Pratama, M.Kom. untuk S2.

Kalau ragu soal penulisan gelar yang benar, rujuk ijazah dan ketentuan resmi yang berlaku.

Raih Gelar Akademik Bersama UBSI

Gelar yang tertulis rapi berawal dari studi yang ditempuh dengan baik.

Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menyelenggarakan program D3 dan S1 dengan beragam program studi, antara lain Informatika, Sistem Informasi, Manajemen, dan Akuntansi. UBSI memiliki akreditasi unggul, puluhan ribu alumni, dan biaya pendidikan yang terjangkau.

Menurut UniRank 2026, BSI berada di peringkat 52 di Indonesia. Bagi anda yang ingin menyandang gelar dari kampus yang terpercaya, UBSI layak dipertimbangkan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.