BSINews, Tangerang – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus BSD sukses menyelenggarakan rangkaian Workshop Artificial Intelligence untuk Dunia Pendidikan selama tiga hari berturut-turut di SMKS TI PGRI 11, mulai 2 hingga 4 Juni 2025. Kegiatan ini mendapat sambutan positif dari para guru dan pimpinan sekolah karena materi dinilai sangat relevan dengan pengembangan pembelajaran di era digital.
Workshop AI UBSI Dapat Respon Positif dari Guru SMK PGRI 11
Workshop yang berlangsung di aula SMKS TI PGRI 11 ini menghadirkan narasumber dari UBSI kampus BSD, mulai dari dosen hingga mahasiswa berprestasi. Peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan para guru mengikuti praktik langsung penggunaan berbagai tools AI untuk kebutuhan edukasi.
Pada hari pertama, kegiatan dibuka oleh Kepala Sekolah Masfur Siddik yang menyambut baik penggunaan teknologi dalam pendidikan. Mahmud Safudin memperkenalkan konsep dasar AI dan membimbing praktik pembuatan materi visual berbasis AI. Sesi hari pertama ditutup dengan antusiasme tinggi dari peserta.
Baca juga : AI Bukan Ancaman, Melainkan Senjata Masa Depan! UBSI Kampus Ciledug Buktikan Lewat Workshop Inspiratif
Hari kedua diisi oleh Rega Giovano dan Sopian Wira Hadi yang membawakan materi mengenai Gemini AI dan Canva untuk pembuatan bahan ajar, serta sesi eksplorasi text-to-image generator berbasis AI. Para peserta sangat tertarik saat mencoba mengubah foto menjadi ilustrasi kartun.
Hari ketiga menjadi puncak kegiatan workshop dengan tiga narasumber, yakni Mahmud Safudin, Rega Giovano, dan Sopian Wira Hadi. Materi yang disampaikan meliputi penggunaan ZeroGPT untuk mendeteksi orisinalitas teks, pembuatan presentasi otomatis menggunakan Presentations.AI, hingga pemanfaatan Eduaide.ai dan Google VEO untuk mengembangkan konten pembelajaran berbasis visual.
Workshop ditutup secara resmi oleh Kepala SMKS TI PGRI 11, Masfur Siddik, yang menyatakan apresiasinya kepada UBSI kampus BSD atas kontribusi nyata dalam meningkatkan keterampilan teknologi para guru. “Tiga hari ini benar-benar membuka wawasan kami. Para guru jadi tahu bahwa banyak aplikasi AI yang bisa membantu tugas mengajar menjadi lebih efektif dan kreatif. Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Jumat (6/6).
Mahmud Safudin turut menyampaikan rasa terima kasih atas kerja sama yang terjalin. “Kami bangga bisa menjadi bagian dari upaya peningkatan kualitas pendidikan di SMKS TI PGRI 11. Semoga ilmu yang dibagikan selama tiga hari ini menjadi bekal yang bermanfaat, dan kami siap mendukung kolaborasi selanjutnya,” jelasnya.
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi selama sesi berlangsung, dengan aktif bertanya dan langsung mempraktikkan materi. Workshop ini tidak hanya memperkenalkan AI, tetapi juga mendorong guru untuk beradaptasi dan memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran modern.
Dengan selesainya seluruh rangkaian workshop, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendukung transformasi digital pendidikan melalui pendekatan kolaboratif dan praktis bersama sekolah mitra. (Alisa)