Transformasi Digital Pendidikan: Mahasiswa UBSI Ciptakan Sistem Penilaian Akademik Berbasis Web untuk MTs Attaqwa 19
BSINews, Jakarta — Mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), Ahmad Maulana, merancang sistem informasi penilaian akademik siswa berbasis web untuk MTs Attaqwa 19 guna menggantikan proses manual yang selama ini digunakan. Penelitian tersebut berfokus pada digitalisasi administrasi nilai agar lebih terintegrasi, akurat, dan mudah diakses.
Mahasiswa Informatika UBSI Digitalisasi Sistem Penilaian MTs Attaqwa 19 Berbasis Web
Sistem Berbasis Web untuk Efisiensi Administrasi
Aplikasi dikembangkan menggunakan framework CodeIgniter yang mendukung kecepatan akses dan keamanan data. Platform ini memungkinkan guru menginput nilai rapor secara langsung, sekaligus mempermudah monitoring akademik secara berkala.
Digitalisasi ini meminimalkan risiko kesalahan pencatatan serta mempercepat proses pengolahan nilai.
Monitoring Nilai Lebih Transparan dan Terintegrasi
Dengan sistem berbasis web, pengelolaan nilai menjadi lebih sistematis dan transparan. Sekolah kini memiliki standar administrasi digital yang lebih profesional, sekaligus meningkatkan akurasi data akademik siswa.
Baca juga : Peran Mahasiswa dalam Mendorong Transformasi Digital di Dunia Pendidikan
Dukungan Kampus untuk Inovasi Mahasiswa
Kepala Kampus UBSI kampus Jatiwaringin, Ahmad Fauzi, menyatakan bahwa karya ini mencerminkan komitmen kampus sebagai institusi berakreditasi unggul.
“Karya Ahmad Maulana menjadi bukti bahwa mahasiswa didorong untuk disiplin dan konsisten dalam membangun solusi nyata bagi dunia pendidikan,” ujar Ahmad Fauzi.
Dukungan fasilitas laboratorium komputer modern turut membantu proses riset hingga aplikasi siap digunakan.
Baca juga : Inovasi Teknologi Berbasis Web Tingkatkan Efisiensi Administrasi Sekolah
Kontribusi Nyata bagi Transformasi Digital Pendidikan
Inovasi ini mempertegas peran UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang mendorong pengembangan solusi teknologi aplikatif bagi masyarakat. (Indari)