Green Economy dan Green Campus, Mahasiswa Diajak Jadi Penggerak Masa Depan Berkelanjutan

0 7

BSINews, Sukabumi — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menjadi tuan rumah Kuliah Umum bertajuk “Youth, Green Economy and Entrepreneurship: Driving The Future With Technology” yang diselenggarakan oleh YouthCenter.id pada Kamis (4/6). Kegiatan ini mengajak mahasiswa memahami pentingnya konsep green economy serta peran generasi muda dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di tengah tantangan perubahan iklim, peningkatan jumlah limbah, dan kebutuhan energi yang terus bertambah.

Kuliah umum di UBSI Sukabumi bahas peran generasi muda menghadapi transisi hijau dan transformasi digital

Kegiatan tersebut menghadirkan Ari Kustiandi Ariffien dari Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Bandung, Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan RI. Dalam kesempatan tersebut, Ari mewakili Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan RI, Prof. Dr. Sukro Muhab.

Dalam pemaparannya, Ari menjelaskan bahwa dunia saat ini sedang menghadapi dua transformasi besar secara bersamaan, yaitu transisi hijau (green transition) dan transisi digital (digital transition). Menurutnya, kedua perubahan tersebut akan menciptakan kebutuhan baru terhadap tenaga kerja yang memiliki kompetensi sesuai dengan perkembangan industri masa depan.

“Mahasiswa memiliki peran penting dalam mendukung terwujudnya ekonomi hijau. Melalui inovasi, pemanfaatan teknologi, dan kepedulian terhadap lingkungan, generasi muda dapat menjadi penggerak perubahan menuju masa depan yang lebih berkelanjutan,” ujar Ari dalam keterangan rilis yang diterima di Sukabumi Kamis (4/6).

Baca Juga : Membangun Kesadaran Ekonomi Hijau Demi Masa Depan Berkelanjutan Bersama UBSI

Selain membahas konsep ekonomi hijau dalam dunia industri, kegiatan ini juga menyoroti pentingnya penerapan konsep green campus di lingkungan perguruan tinggi. Kampus dinilai memiliki peran strategis sebagai tempat lahirnya calon pemimpin, inovator, dan wirausahawan yang akan berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di masa depan.

Konsep green campus tidak hanya diwujudkan melalui penyediaan ruang terbuka hijau atau kegiatan penanaman pohon. Lebih dari itu, konsep ini mencakup upaya membangun budaya peduli lingkungan melalui pemanfaatan teknologi digital untuk mengurangi penggunaan kertas, pengelolaan sampah yang lebih efektif, penghematan energi, hingga mendorong lahirnya inovasi mahasiswa yang berorientasi pada keberlanjutan.

Sebagai kampus yang berfokus pada teknologi dan inovasi, UBSI kampus Sukabumi memiliki peluang besar untuk mendukung terwujudnya konsep kampus hijau. Berbagai langkah sederhana seperti memaksimalkan sistem pembelajaran digital, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, hingga mengembangkan program kewirausahaan berbasis lingkungan dapat menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pembangunan berkelanjutan.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong mahasiswa untuk tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap isu lingkungan dan keberlanjutan. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu menjadi bagian dari solusi serta penggerak perubahan menuju masa depan yang lebih hijau, inovatif, dan berkelanjutan. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.