HIMASI UBSI Kampus Karawang Gelar Workshop Intensif Bedah Kompetensi Pemrograman untuk Calon Programmer Profesional
BSINews, Karawang – Guna mempersiapkan mahasiswa menghadapi sertifikasi kompetensi programmer yang semakin krusial di era digital, Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Karawang sukses menyelenggarakan workshop bedah 9 unit kompetensi pemrograman. Acara yang digelar pada Sabtu (15/11) di Aula UBSI kampus Karawang ini, diikuti antusias oleh mahasiswa semester 5 Program Studi Sistem Informasi. UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus berupaya mendorong mahasiswanya untuk memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Bedah Tuntas Kompetensi Programmer HIMASI UBSI Kampus Karawang Gelar Workshop Intensif
Workshop ini menghadirkan Abdussomad sebagai narasumber utama, yang juga merupakan Kepala Program Studi Sistem Informasi UBSI PSDKU kampus Karawang. Abdussomad menekankan pentingnya bukti kerja nyata dalam penilaian kompetensi pemrograman.
“Peserta harus mampu menyajikan proyek yang bersih, terdokumentasi, dan relevan dengan ruang lingkup kompetensi. Kelengkapan dokumen ini menjadi faktor penting dalam penilaian sertifikasi, bukan sekadar pelengkap,” ujarnya dalam keterangan tertulis pada Kamis (20/11).
Dalam sesi inti, Abdussomad mengupas tuntas strategi penyusunan dokumentasi proyek yang sesuai standar asesmen, mulai dari flowchart, perancangan basis data, hingga pembuatan laporan teknis. Ia juga mengingatkan bahwa kecermatan mahasiswa pada aspek administratif sering kali menentukan keberhasilan dalam uji kompetensi.
“Tujuan kita bukan hanya lulus uji, tetapi menjadi profesional yang siap bekerja, mampu menunjukkan skill dengan bukti yang terukur, dan memiliki daya saing di pasar kerja digital,” tambahnya.
Workshop ini merupakan bagian dari upaya HIMASI dalam memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) yang telah diimplementasikan secara konsisten di UBSI kampus Karawang. Program ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang mampu memberikan solusi nyata, selaras dengan tuntutan industri, khususnya di sektor manufaktur digital dan teknologi informasi yang berkembang pesat di Karawang.
Selama workshop, peserta aktif berdiskusi, bertanya mengenai proyek yang sedang dikerjakan, dan menerima umpan balik langsung dari narasumber. Seorang peserta mengungkapkan,
“Penjelasan yang detail membantu kami memahami apa saja yang harus disiapkan agar tidak salah langkah saat asesmen. Penekanan pada dokumentasi benar-benar membuka wawasan saya tentang proses sertifikasi.”
HIMASI juga memperkenalkan rencana pembinaan lanjutan berupa study group untuk memastikan kontinuitas pembelajaran. Dengan berakhirnya kegiatan, HIMASI berharap mahasiswa memiliki peta jalan yang jelas untuk menyelesaikan proyek akhir dan mempersiapkan diri menghadapi uji sertifikasi kompetensi.
Kegiatan ini menegaskan peran UBSI kampus Karawang dalam menghasilkan generasi muda yang unggul, kreatif, dan siap menghadapi tantangan digital melalui pembelajaran berbasis praktik dan kegiatan edukatif yang relevan.(Aurora)