Kreatif Sajikan Kuliner Lokal, Mahasiswa Prodi Perhotelan UBSI Hadirkan Cita Rasa Modern

0 18

BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menyelenggarakan kegiatan praktikum tematik untuk mahasiswa Program Studi D3 Perhotelan dengan menggelar Workshop Local Food Presentation bertema “Taste of Tradition: Menyajikan Cita Rasa Lokal dengan Sentuhan Modern”, pada Selasa (17/6).

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam menyajikan kuliner Nusantara secara modern, tanpa kehilangan cita rasa khas tradisional. Workshop ini diikuti oleh mahasiswa semester 2 dan semester 4 Prodi D3 Perhotelan UBSI, dan berlangsung secara interaktif serta aplikatif.

Baca juga: Tingkatkan Daya Saing Lulusan, UBSI Kampus Yogyakarta Gelar Sertifikasi Kompetensi Prodi Perhotelan

Acara dibuka oleh Lilik Edi Saputro selaku moderator. Dalam sambutannya, ia menyampaikan pentingnya eksplorasi kekayaan kuliner lokal dengan sentuhan inovatif agar mampu bersaing di industri perhotelan dan kuliner global.

“Eksplorasi masakan tradisional dengan pendekatan modern adalah peluang besar untuk mempromosikan budaya kuliner Indonesia ke panggung internasional,” ujar Lilik dalam keterangan rilis, Selasa (17/6).

Hadir sebagai narasumber sekaligus instruktur praktikum yaitu Chef Lambas Silitonga dari Harris Hotel & Convention Bekasi. Ia membawakan sesi demonstrasi dan berbagi teknik memasak dua hidangan khas, yaitu Spaghetti Sambal Matah dan Ayam Woku dengan Nasi Daun Jeruk. Kedua menu ini menunjukkan bagaimana kuliner lokal bisa dikemas modern dari aspek plating, aroma, dan rasa.

Baca juga: 5 Rekomendasi Bisnis Kuliner Menjanjikan Di Tasikmalaya

Mahasiswa tidak hanya menyimak materi, tetapi juga langsung mempraktikkan proses memasak dan menyajikan hidangan secara berkelompok. Antusiasme peserta terlihat dari semangat mereka dalam menggali ilmu serta menyajikan hasil kreasi dengan tampilan menarik dan kekinian.

Melalui program seperti ini, UBSI berharap dapat terus mencetak lulusan perhotelan yang tak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga memiliki jiwa inovatif dan apresiatif terhadap kekayaan budaya lokal. Workshop ini menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia akademik dan industri dapat berjalan selaras untuk membentuk generasi profesional yang adaptif dan berdaya saing tinggi.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.