Mahasiswa Ilmu Komunikasi Asah Kemampuan Profesional Lewat Workshop Simulasi Siaran TV
BSINews, Jakarta – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menggelar Workshop Simulasi Siaran TV bertajuk “Pitching Forum/Coaching Clinic” pada Kamis (18/6). di Aula UBSI kampus Pemuda. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mempresentasikan hasil proyek kreatif yang telah mereka kembangkan sekaligus memperoleh masukan langsung dari praktisi industri kreatif dan audiovisual.
Mahasiswa presentasikan karya kreatif dan dapatkan masukan langsung dari praktisi industri audiovisual
Workshop tersebut didampingi oleh dosen Program Studi Ilmu Komunikasi, Lukman, serta menghadirkan Dr. Satrio Pamungkas, dosen Fakultas Film dan Televisi Institut Kesenian Jakarta (IKJ), anggota Senat IKJ, sekaligus Founder dan Direktur Utama iVOLKS Kreatif. Sosok yang akrab disapa Satrio “Pepo” Pamungkas itu dikenal memiliki pengalaman panjang di industri pertelevisian sebagai sutradara, produser, peneliti, dan narasumber berbagai seminar maupun workshop kreatif tingkat nasional.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa menampilkan empat proyek kreatif yang telah dipersiapkan sebagai bagian dari pembelajaran simulasi produksi televisi, yakni Broad TV, Cuman Gimmick, Cuman Nebeng Pulang Kok Jadi Nebeng di Hati, dan Memulai Kembali. Masing-masing tim memaparkan konsep, proses produksi, strategi pengemasan program, serta pesan yang ingin disampaikan kepada audiens.
Melalui sesi pitching forum, mahasiswa diberi kesempatan untuk menjelaskan ide dan konsep karya mereka secara langsung di hadapan narasumber. Selanjutnya, pada sesi coaching clinic, peserta mendapatkan berbagai masukan mengenai pengembangan ide, kekuatan cerita, teknik produksi, hingga strategi agar karya audiovisual yang dihasilkan mampu menarik perhatian audiens dan relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Menurut Satrio, kualitas sebuah karya tidak hanya ditentukan oleh aspek teknis, tetapi juga kemampuan tim dalam menjelaskan nilai, tujuan, dan keunggulan dari karya yang dihasilkan.
“Karya kreatif harus memiliki konsep yang jelas, cerita yang kuat, dan mampu menjawab kebutuhan audiens. Karena itu, kemampuan pitching menjadi bekal penting bagi mahasiswa sebelum terjun ke industri profesional,” ujar Satrio dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Kamis (18/6) .
Baca Juga : Prodi Penyiaran Gelar Pitching Forum Untuk Persiapan Live Simulasi Siaran TV
Kepala kampus UBSI kampus Pemuda, Setiaji, menegaskan bahwa kegiatan pembelajaran berbasis praktik menjadi salah satu upaya kampus dalam mempersiapkan mahasiswa menghadapi dunia kerja yang semakin kompetitif.
“Melalui workshop ini, mahasiswa tidak hanya belajar menghasilkan karya yang kreatif, tetapi juga memahami bagaimana menyampaikan ide secara profesional. Pengalaman berinteraksi langsung dengan praktisi industri menjadi bekal berharga untuk menghadapi tantangan dunia kerja di masa depan,” ungkapnya.
Baca Juga : Mahasiswa Ilkom Siaran Live di Kanal BSI TV
Melalui Workshop Simulasi Siaran TV ini, UBSI terus berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang selaras dengan kebutuhan industri kreatif dan media. Dengan pengalaman langsung bersama para praktisi, mahasiswa diharapkan mampu menghasilkan karya-karya inovatif yang memiliki daya saing tinggi sekaligus siap memasuki dunia profesional.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus mendorong lahirnya talenta-talenta muda yang kreatif, adaptif, dan siap berkontribusi di berbagai sektor industri. Bagi calon mahasiswa yang ingin mengembangkan potensi dan karier di bidang komunikasi serta industri kreatif, pendaftaran mahasiswa baru UBSI masih dibuka melalui laman pmbubsi.id. (Safika)