Mahasiswa UBSI Lolos Magang di Kantor Wali Kota Jakarta Timur
BSINews, Jakarta — Daud Hasudungan, mahasiswa Program Studi Manajemen S1 Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Jatiwaringin, terpilih mengikuti program magang mahasiswa di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur.
Kesempatan ini menjadi bagian dari upaya mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi profesional sekaligus menerapkan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam lingkungan kerja pemerintahan.
Melalui program magang tersebut, Daud memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung sistem kerja instansi pemerintahan daerah.
Ia juga terlibat dalam berbagai kegiatan administrasi dan pengelolaan operasional kantor yang berkaitan dengan tata kelola organisasi serta pelayanan publik.
Pengalaman ini menjadi kesempatan bagi Daud untuk memahami bagaimana teori manajemen diterapkan dalam praktik kerja sehari-hari.
Selain itu, keterlibatannya di lingkungan pemerintahan diharapkan dapat memperluas wawasan mengenai koordinasi kerja, kedisiplinan, dan tanggung jawab profesional.
Program magang mahasiswa merupakan salah satu sarana untuk mempersiapkan mahasiswa menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Melalui pengalaman praktik, mahasiswa dapat mengenali budaya kerja, memahami pembagian tugas, serta meningkatkan kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi dengan rekan kerja.
Sebagai mahasiswa Program Studi Manajemen S1, Daud mendapatkan kesempatan untuk menghubungkan materi perkuliahan dengan aktivitas operasional di instansi pemerintahan.
Ilmu mengenai pengelolaan organisasi, administrasi, dan koordinasi dapat menjadi bekal dalam memahami pelaksanaan pekerjaan di lingkungan profesional.
Keterlibatan dalam kegiatan administrasi juga memberikan gambaran tentang pentingnya ketelitian dan keteraturan dalam mendukung operasional sebuah instansi.
Setiap pekerjaan membutuhkan koordinasi yang baik agar dapat diselesaikan sesuai dengan prosedur dan tanggung jawab yang telah ditetapkan.
Selain kemampuan teknis atau hard skills, pengalaman magang turut membuka ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan nonteknis atau soft skills.
Kemampuan berkomunikasi, mengatur waktu, beradaptasi, dan bekerja sama menjadi aspek penting yang dibutuhkan ketika mahasiswa mulai memasuki dunia kerja.
Lingkungan pemerintahan juga memberikan pengalaman tersendiri bagi mahasiswa dalam memahami tata kelola pelayanan publik.
Melalui interaksi dengan lingkungan kerja, mahasiswa diharapkan dapat mengenali pentingnya profesionalisme, integritas, dan tanggung jawab dalam menjalankan tugas.
Pengalaman tersebut menjadi bekal bagi Daud untuk memahami tantangan pekerjaan secara lebih nyata.
Dengan terlibat langsung dalam aktivitas kantor, ia memiliki kesempatan untuk memperluas perspektif mengenai penerapan ilmu manajemen di luar lingkungan akademik.
Keberhasilan Daud mendapatkan kesempatan magang di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur mendapat apresiasi dari pihak kampus.
UBSI Kampus Jatiwaringin memandang pengalaman tersebut sebagai salah satu bentuk pengembangan kompetensi mahasiswa melalui keterlibatan langsung dalam dunia kerja.
Kepala Kampus UBSI Jatiwaringin, Ahmad Fauzi, M.Kom., menyampaikan apresiasi atas pencapaian Daud.
Ia menegaskan bahwa kampus terus berupaya menghadirkan kegiatan pendidikan yang mendukung kesiapan mahasiswa menghadapi kebutuhan profesional.
“UBSI Jatiwaringin terus berkomitmen menghadirkan kegiatan berkualitas sebagai Kampus Akreditasi Unggul,” ujarnya.
Ia berharap pengalaman yang diperoleh Daud selama menjalani magang dapat memberikan manfaat bagi pengembangan dirinya.
Pengalaman tersebut juga diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus meningkatkan kemampuan, memperluas pengalaman, dan memanfaatkan berbagai kesempatan pengembangan diri.
Menurut pihak kampus, pendampingan terhadap mahasiswa yang menjalani kegiatan magang menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran.
Bimbingan dari lingkungan akademik diharapkan dapat membantu mahasiswa menjalankan tanggung jawabnya dengan baik sekaligus menjaga nama baik institusi.
Pendampingan tersebut juga menjadi sarana untuk mendorong mahasiswa agar mampu menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan di lapangan.
Dengan demikian, kegiatan magang tidak hanya menjadi pengalaman bekerja, tetapi juga bagian dari proses pembentukan sikap dan kompetensi profesional.
Pengalaman Daud di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Timur menunjukkan bahwa kesempatan belajar dapat diperoleh melalui keterlibatan langsung dalam lingkungan profesional.
Bagi mahasiswa, pengalaman seperti ini dapat membantu memberikan gambaran mengenai tanggung jawab pekerjaan sekaligus mengenali keterampilan yang perlu terus dikembangkan.
Di sisi lain, keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan magang juga menjadi kesempatan untuk memahami dinamika organisasi dan pentingnya koordinasi antarpihak.
Pengetahuan tersebut relevan bagi mahasiswa manajemen yang nantinya dapat berkarier di berbagai sektor, baik pemerintahan maupun swasta.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI Kampus Jatiwaringin berkomitmen mendukung proses pembelajaran yang relevan dengan perkembangan kebutuhan dunia kerja.
Pemanfaatan teknologi informasi dan penguatan kompetensi akademik menjadi bagian dari upaya mempersiapkan mahasiswa agar mampu beradaptasi dengan perubahan lingkungan profesional.
Status UBSI sebagai Kampus dengan Akreditasi Unggul juga menjadi bagian dari identitas institusi dalam menjalankan komitmen pendidikan.
Namun, kesiapan mahasiswa untuk memasuki dunia kerja tetap membutuhkan proses berkelanjutan melalui pembelajaran, pengalaman praktik, kedisiplinan, serta kemauan untuk terus mengembangkan kemampuan.
Ke depan, pengalaman magang yang dijalani Daud diharapkan dapat menjadi bekal untuk menghadapi tantangan karier setelah menyelesaikan pendidikan.
Baca juga: Merintis Karier Masa Depan Berawal dari Praktik Kerja Lapangan
Pengalaman tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa pengembangan kompetensi tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui kesempatan belajar dan berkontribusi secara langsung di lingkungan kerja.
Melalui dukungan kampus dan keterlibatan mahasiswa dalam berbagai kegiatan profesional, UBSI Jatiwaringin diharapkan terus mendorong lahirnya lulusan yang kompeten, adaptif, dan memiliki integritas.
Dengan bekal pengetahuan serta pengalaman yang relevan, mahasiswa dapat mempersiapkan diri untuk berkontribusi secara positif di tengah kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia kerja.