Prodi Sastra Inggris UBSI Gelar Review Kurikulum OBE, Perkuat Kompetensi Lulusan Sesuai Kebutuhan Industri
BSINews, Jakarta — Pengembangan kurikulum yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi. Untuk mendukung upaya tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Komunikasi dan Bahasa, menyelenggarakan kegiatan Review Kurikulum Berbasis Outcome-Based Education (OBE) pada Jumat (9/10) di UBSI kampus Kramat 98, Jakarta.
Prodi Sastra Inggris UBSI Gelar Review Kurikulum OBE, Perkuat Kompetensi Lulusan Sesuai Kebutuhan Industri
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00–17.00 WIB ini menghadirkan Dr. Adi Sutrisno, MA, Ketua English Studies Association in Indonesia (ESAI) sekaligus Asesor Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT), sebagai narasumber. Kegiatan tersebut bertujuan mengevaluasi dan menyempurnakan kurikulum agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, transformasi teknologi, serta kebutuhan dunia profesional.
Kegiatan ini dihadiri 10 peserta yang terdiri atas pimpinan fakultas, pimpinan program studi, dosen tetap, dan staf Program Studi Sastra Inggris UBSI. Turut hadir Dekan Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI, Dr. Anisti; Ketua Program Studi Sastra Inggris UBSI,Dr. Agus Priadi; Assoc. Dr. Prapti Wigati Purwaningrum; Dr. Fitriyah; serta jajaran dosen dan staf lainnya. Kegiatan dipandu oleh Dr. Unpris Yastanti sebagai moderator.
Dalam sambutan pembukaan, Dekan Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI, Dr. Anisti, yang hadir mewakili Rektorat UBSI, menekankan pentingnya evaluasi kurikulum untuk menjaga kualitas pendidikan agar tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Dr. Anisti menyampaikan bahwa review kurikulum menjadi langkah strategis dalam meningkatkan mutu pembelajaran sekaligus mempersiapkan lulusan menghadapi tantangan dunia profesional. “Melalui kegiatan review kurikulum ini, kami berharap berbagai masukan yang diperoleh dapat menjadi bahan evaluasi dan penyempurnaan kurikulum Program Studi Sastra Inggris UBSI, sehingga kompetensi lulusan semakin relevan dengan perkembangan zaman dan kebutuhan dunia kerja,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Senin (12/10).
Baca Juga : Komitmen UBSI Jadi Perguruan Tinggi Unggul Lewat Kurikulum OBE
Memasuki sesi utama, Dr. Adi Sutrisno memaparkan konsep dasar kurikulum dan implementasi OBE dalam pendidikan tinggi. Ia menjelaskan pentingnya menjadikan capaian pembelajaran sebagai landasan dalam merancang proses pendidikan, mulai dari penentuan profil lulusan hingga penyusunan struktur mata kuliah.
Pembahasan mencakup perumusan Profil Lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), serta pemetaan mata kuliah yang mendukung pencapaian kompetensi mahasiswa. Setiap komponen perlu memiliki keterkaitan yang jelas agar proses pembelajaran berjalan terarah, terukur, dan berorientasi pada hasil yang diharapkan.
Selain membahas aspek konseptual dan teknis penyusunan kurikulum OBE, narasumber turut memberikan masukan mengenai pengembangan mata kuliah yang relevan dengan tren terkini dan kebutuhan industri. Hal ini menjadi perhatian penting bagi Program Studi Sastra Inggris UBSI karena kompetensi di bidang bahasa Inggris terus berkembang seiring dengan kemajuan teknologi digital, industri kreatif, dan kebutuhan komunikasi lintas budaya.
Pengembangan kurikulum diharapkan dapat memperkuat kompetensi mahasiswa dalam berbagai bidang profesional, seperti penerjemahan, interpretasi, penyuntingan bahasa, pendidikan bahasa Inggris, penulisan konten, serta bidang lain yang memanfaatkan keterampilan bahasa dan komunikasi. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh landasan akademik yang kuat, tetapi juga memiliki bekal kompetensi untuk beradaptasi dengan perubahan dunia kerja.
Dalam sesi diskusi dan evaluasi, Dr. Adi Sutrisno memberikan sejumlah catatan, saran, dan rekomendasi revisi terhadap rancangan kurikulum yang ditinjau. Masukan tersebut menjadi bahan pertimbangan bagi tim kurikulum Program Studi Sastra Inggris UBSI dalam menyempurnakan keselarasan antara profil lulusan, CPL, CPMK, materi pembelajaran, dan kompetensi yang dibutuhkan oleh pengguna lulusan.
Baca Juga : UBSI Kampus Sukabumi Perkuat Implementasi Kurikulum OBE demi Lahirnya Talenta Sistem Informasi Unggul
Kegiatan berlangsung melalui pemaparan materi, diskusi, dan pembahasan berbagai aspek pengembangan kurikulum. Interaksi antara narasumber dan peserta memberikan kesempatan bagi tim program studi untuk meninjau rancangan kurikulum secara lebih komprehensif, dengan mempertimbangkan aspek akademik, penjaminan mutu, dan kebutuhan industri.
Melalui kegiatan ini, Program Studi Sastra Inggris UBSI menegaskan komitmennya untuk melakukan evaluasi dan pengembangan kurikulum secara berkelanjutan. Penerapan OBE diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran, memperkuat relevansi kompetensi lulusan, serta mendukung pencapaian standar mutu pendidikan tinggi.
Kegiatan ditutup dengan dokumentasi bersama narasumber dan ramah tamah antara peserta. Hasil review tersebut diharapkan menjadi landasan bagi penyempurnaan kurikulum Program Studi Sastra Inggris UBSI agar semakin adaptif, relevan, dan responsif terhadap perkembangan kebutuhan masyarakat serta dunia profesional. (Safika)