Kolaborasi Prodi SIA UBSI Kampus Bogor dan PSDKU Gelar Persamaan Persepsi Mata Kuliah Semester Genap 2025/2026
BSINews, Bogor — Program Studi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), termasuk dari UBSI kampus Bogor, bersama program studi SIA Program Studi di Luar Kampus Utama (PSDKU) di berbagai wilayah menyelenggarakan kegiatan Persamaan Persepsi Mata Kuliah Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 pada Jumat (13/3). Kegiatan ini menjadi forum akademik untuk menyelaraskan standar pengajaran antar dosen pengampu.
Kegiatan ini diikuti oleh dosen pengajar mata kuliah dari berbagai kampus UBSI, termasuk UBSI kampus Bogor, guna memastikan kesamaan pemahaman terkait struktur pembelajaran, metode pengajaran, sistem evaluasi, serta capaian kompetensi mahasiswa pada tiap mata kuliah.
Samakan Standar Pembelajaran Antar Kampus
Dalam pelaksanaannya, para dosen mendiskusikan berbagai aspek penting pembelajaran, mulai dari penyusunan modul perkuliahan, materi presentasi, Rencana Tugas Mahasiswa (RTM), hingga Rencana Pembelajaran Semester (RPS). Selain itu, turut dibahas rancangan proyek yang akan digunakan sebagai bagian dari penilaian akhir mahasiswa.
Adapun mata kuliah yang menjadi fokus pembahasan meliputi Teori Akuntansi, Pemodelan Basis Data Akuntansi, Pemrograman Basis Data (MySQL), Analisa Perancangan Sistem Informasi Akuntansi (APSIA), Aplikasi Komputer Akuntansi II, serta Proyek Sistem Informasi Akuntansi.
Kegiatan ini dipandu oleh Wanty Eka Jayanti sebagai moderator yang mengarahkan jalannya diskusi agar berlangsung terstruktur dan fokus.
Perkuat Fondasi dan Keterampilan Praktis Mahasiswa
Dalam sesi pemaparan, sejumlah dosen penanggung jawab mata kuliah menyampaikan pentingnya keselarasan materi dan pendekatan pembelajaran. Dwiyatmoko Puji Widodo menegaskan bahwa kesamaan persepsi dalam penyampaian materi menjadi kunci efektivitas pembelajaran.
“Teori akuntansi merupakan fondasi utama bagi mahasiswa untuk memahami berbagai praktik akuntansi. Oleh karena itu, kesamaan persepsi dalam penyampaian materi sangat penting agar proses pembelajaran berjalan efektif,” ujarnya dalam rilis yang diterima di Bogor.
Sementara itu, Dede Firmansyah Saefudin menyoroti pentingnya pendekatan praktis dalam pembelajaran basis data sebagai keterampilan yang relevan di bidang sistem informasi akuntansi.
Hal serupa disampaikan Siti Masripah yang menekankan pentingnya kemampuan analisis sistem secara sistematis agar mahasiswa mampu merancang solusi sesuai kebutuhan organisasi.
Baca juga: UBSI Kampus Bogor Gelar Berbagi Sesama Insan dan Workshop Copywriting Digital di Yayasan Akbar ALQI
Lebih lanjut, Angga Ardiansyah menjelaskan pentingnya pemahaman struktur data dalam pengembangan sistem informasi akuntansi. Di sisi lain, Sifa Fauziah memaparkan strategi pembelajaran berbasis praktik untuk meningkatkan keterampilan mahasiswa dalam penggunaan perangkat lunak akuntansi.
Sementara itu, Raja Sabaruddin menyampaikan bahwa proyek akhir mahasiswa dirancang untuk mengintegrasikan berbagai kompetensi yang telah dipelajari selama perkuliahan sehingga mampu menghasilkan solusi yang aplikatif.
Sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong sinergi antar dosen dalam menghadirkan proses pembelajaran yang terstruktur, relevan, dan adaptif terhadap perkembangan industri.
Melalui keterlibatan aktif dosen, termasuk dari UBSI kampus Bogor, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat kualitas proses pembelajaran sekaligus menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang sistem informasi akuntansi.(Siti Hafizah)