Regenerasi Kepengurusan ORMAWA 2026, BEM dan UKM Perkuat Kaderisasi Berkelanjutan

0 23

BSINews, Sukabumi — Dalam rangka menyongsong kepengurusan Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) tahun 2026 yang dilaksanakan pada Jumat (23/1), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan sejumlah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus memperkuat proses regenerasi kepengurusan melalui berbagai strategi kaderisasi yang berkelanjutan.

Perkuat Peran Mahasiswa, BEM UBSI Kampus Sukabumi Dorong Kepemimpinan Aktif dan Berkelanjutan

Ketua BEM UBSI kampus Sukabumi periode 2026, Febiyanti, menyampaikan bahwa proses regenerasi pengurus dilakukan dengan memperkuat sistem pengkaderan internal. Upaya tersebut tidak hanya berfokus pada perekrutan anggota baru, tetapi juga pembinaan dasar organisasi, pemahaman peran strategis BEM, serta pendampingan berkelanjutan agar kader siap secara mental, kapasitas, dan komitmen.

“Penting bagi mahasiswa untuk memahami bahwa BEM memiliki peran strategis yang berbeda dengan himpunan mahasiswa. Karena itu, kaderisasi harus dibangun sejak awal agar pengurus mampu berpikir kritis dan bertanggung jawab,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Sukabumi pada Kamis (05/2).

Meski demikian, BEM UBSI kampus Sukabumi mengakui adanya tantangan dalam proses regenerasi, salah satunya menurunnya minat mahasiswa untuk bergabung. Hal ini dipengaruhi oleh lemahnya pengkaderan pada periode sebelumnya serta minimnya pemahaman mahasiswa terhadap fungsi dan peran strategis BEM. Kendati begitu, anggota baru tetap dipandang sebagai energi dan harapan baru organisasi yang perlu dibina secara konsisten.

Sementara itu, UKM Mapala Pelita UBSI kampus Sukabumi menyiapkan regenerasi kepengurusan melalui kaderisasi yang terstruktur dan berkelanjutan. Proses tersebut meliputi pemberian materi dasar kepecintaalaman, pelatihan teknis lapangan, hingga keterlibatan aktif anggota dalam setiap kegiatan dan kepanitiaan organisasi. Langkah ini bertujuan agar anggota tidak hanya siap secara teknis, tetapi juga memiliki mental kepemimpinan dan pemahaman organisasi.

Baca juga : Aktif Berorganisasi di Kampus, UKM UBSI Kampus Sukabumi Jadi Wadah Pengembangan Soft Skill Mahasiswa

Dalam pelaksanaannya, UKM Mapala Pelita menghadapi kendala administrasi, khususnya terkait penyusunan laporan pertanggungjawaban (LPJ) dan pendataan inventaris dari kepengurusan sebelumnya. Kendala ini menjadi bahan evaluasi agar ke depan proses serah terima jabatan dapat berjalan lebih tertib dan terstruktur, sekaligus menjadi sarana pembelajaran organisasi bagi anggota baru.

Adapun UKM Lembaga Dakwah Kampus (LDK) UBSI kampus Sukabumi melakukan regenerasi kepengurusan melalui pembukaan rekrutmen terbuka pengurus 2026, pendataan kepengurusan, serta diskusi internal Badan Pengurus Harian untuk menyusun pembagian divisi dan penempatan pengurus. Tantangan yang dihadapi adalah hilangnya data kepengurusan sebelumnya, sehingga proses pendataan harus dimulai kembali dari awal. Meski demikian, peran anggota baru dinilai sangat penting sebagai penerus estafet kepemimpinan organisasi.

Secara umum, baik BEM maupun UKM UBSI kampus Sukabumi berharap proses regenerasi kepengurusan ORMAWA ke depan dapat berjalan lebih terarah dan berkelanjutan. Tidak hanya melahirkan pengurus yang mampu menjalankan program kerja, tetapi juga memiliki loyalitas, rasa tanggung jawab, jiwa kepemimpinan, serta mampu memberikan dampak positif bagi organisasi dan lingkungan kampus. (Indari)

Leave A Reply

Your email address will not be published.