BSINews, Karawang – Kesempatan adalah anugerah, tetapi membuktikan diri adalah pilihan. Pesan inilah yang menjadi sorotan dalam gelaran Indonesia Cerdas Fest 2025, sebuah kegiatan yang menghadirkan para alumni inspiratif untuk memperkuat motivasi dan karakter mahasiswa. Melalui acara ini, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menegaskan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang berprestasi dan bertanggung jawab. Kegiatan ini berlangsung di UBSI kampus Karawang pada Kamis (30/10).
UBSI Kampus Karawang Perkuat Karakter Mahasiswa Lewat Inspirasi Alumni di Indonesia Cerdas Fest 2025
Muhammad Rifqi Firdaus sebagai sosok alumni inspiratif, kembali menarik perhatian peserta seminar. Sebagai alumni penerima Beasiswa Berprestasi (Bi-Press), Rifqi menegaskan bahwa beasiswa bukan sekadar bantuan biaya pendidikan, tetapi bentuk kepercayaan yang harus dibalas dengan prestasi nyata.
“Beasiswa itu adalah kepercayaan. Artinya, pihak yang memberi percaya pada potensi kita. Maka tugas kita adalah membuktikan bahwa kepercayaan itu tidak salah,” ujarnya dalam keterangan rilis, Kamis (06/11).
Acara Indonesia Cerdas Fest 2025 sendiri merupakan kegiatan inspiratif yang mempertemukan mahasiswa penerima beasiswa dengan para tokoh pendidikan, akademisi, dan profesional muda. Kegiatan ini menjadi ajang berbagi pengalaman dan motivasi agar mahasiswa mampu memaksimalkan kesempatan yang dimiliki, terutama mereka yang mendapat dukungan melalui jalur beasiswa.
Muhammad Rifqi Firdaus tampil dengan gaya komunikatif dan membumi. Ia berbagi kisah perjalanan akademiknya sejak diterima di UBSI pada tahun 2015 melalui program Bi-Press. Kini, Ia dikenal sebagai Chef Business Officer (CBO) Millenianews Group, sebuah media digital yang digagasnya bersama rekan-rekan muda kreatif.
Menurut Rifqi Firdaus, pengalaman menerima beasiswa menjadi titik balik dalam hidupnya.
“Dulu saya berpikir beasiswa hanya tentang keringanan biaya kuliah. Tapi ternyata, lebih dari itu. Beasiswa adalah simbol kepercayaan, dan dari situ saya belajar arti tanggung jawab,” katanya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar tidak terjebak pada rasa puas diri setelah mendapat beasiswa.
“Jangan berhenti di situ. Beasiswa bukan garis akhir, tapi titik awal perjuangan. Saat kita punya tujuan, fokuslah di sana dan terus melangkah meski pelan. Karena konsistensi akan selalu mengalahkan keraguan,” tambahnya.
Baca juga: Nurul Ichsan Inspirasi Mahasiswa UBSI Kampus Karawang dalam Talkshow Indonesia Cerdas Fest 2025
Lebih lanjut, Rifqi Firdaus menekankan bahwa mahasiswa harus memanfaatkan setiap peluang yang diberikan kampus untuk mengasah kemampuan diri. Dunia kerja dan industri digital menuntut keterampilan yang tidak hanya akademis tetapi juga karakter kuat dan kreativitas.
“Kita hidup di era digital yang sangat cepat berubah. Kalau kita tidak beradaptasi, kita akan tertinggal. Manfaatkan waktu kuliah untuk belajar hal baru, membangun relasi, dan berkarya. Jadilah mahasiswa yang produktif, bukan reaktif,” ujarnya.
Pesan itu mendapat sambutan hangat dari para peserta seminar yang sebagian besar adalah penerima beasiswa jalur undangan. Mereka terlihat antusias mencatat setiap pesan yang disampaikan Rifqi Firdaus, yang dikenal tidak hanya sebagai akademisi muda tetapi juga wirausahawan yang menginspirasi.
Dalam paparannya, Rifqi Firdaus menggarisbawahi tiga nilai penting yang harus dipegang oleh setiap penerima beasiswa, yakni disiplin, tanggung jawab, dan kontribusi. Ia menyebut bahwa mahasiswa yang menerima beasiswa memiliki kewajiban moral untuk berprestasi dan memberi dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Jangan hanya fokus pada nilai akademik, tapi juga kontribusi sosial. Bangun reputasi dengan integritas dan kerja nyata. Kampus hanya memberi kesempatan, tapi masa depan adalah hasil dari pilihan kita sendiri,” tuturnya.
Rifqi Firdaus juga menyinggung bahwa generasi muda saat ini memiliki privilegi yang besar karena bisa menempuh pendidikan tinggi di tengah realitas sosial yang belum merata. Ia berharap mahasiswa UBSI kampus Karawang dapat menjadi teladan dan agen perubahan.
“Tidak semua orang punya kesempatan untuk kuliah. Jadi, manfaatkanlah dengan sebaik-baiknya. Buktikan bahwa kita layak dipercaya, bukan hanya dengan kata-kata, tapi dengan karya,” ujarnya.
Acara Indonesia Cerdas Fest 2025 ditutup dengan penampilan musik akustik oleh mahasiswa, diiringi suasana hangat dan penuh semangat. Namun, pesan yang disampaikan Rifqi Firdaus menjadi salah satu momen yang paling membekas bagi peserta.
Melalui kisah dan pengalamannya, Rifqi Firdaus menunjukkan bahwa keberhasilan bukanlah hasil dari keberuntungan semata, melainkan buah dari kerja keras, disiplin, dan kepercayaan diri. Ia menegaskan bahwa setiap mahasiswa penerima beasiswa harus menjadikan kesempatan itu sebagai panggilan untuk berprestasi dan menginspirasi.
“Beasiswa bukan hadiah, tapi amanah. Dan amanah itu harus dijaga dengan prestasi, dedikasi, serta semangat untuk terus belajar dan berbagi,” tutup Rifqi Firdaus.(Dina Olivia)