Santri Pesantren Al Mansyuriyah Dapatkan Edukasi Literasi Digital dari Dosen dan Mahasiswa UBSI Kampus Tangerang

0 12

BSINews, Tangerang – Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Tangerang kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan berbasis teknologi melalui kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM). Pada Sabtu (26/4), tim dosen dan mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis UBSI menggelar sosialisasi bertema “Pentingnya Literasi Digital bagi Santri di Era Globalisasi” di Pondok Pesantren Al Mansyuriyah, Sepatan, Tangerang.

Kegiatan ini bertujuan membekali para santri dengan pemahaman dan keterampilan dasar dalam menggunakan teknologi digital secara tepat, efektif, dan bertanggung jawab. Literasi digital dinilai sangat penting di era modern, tidak hanya untuk menunjang pembelajaran, tetapi juga sebagai bekal menghadapi tantangan globalisasi.

Tim pengabdian terdiri dari dosen UBSI yaitu Seno Sudarmono Hadi, Syukron Sazly, Usran Mahasere, dan Yandri Ahmad Rifandi, serta mahasiswa Prodi Manajemen UBSI kampus Tangerang yang terdiri dari Aina Mawa, Cahyani Ayuningtyas, Mutiara Sani Kaila, dan Salwa Ramadhani.

Kegiatan diawali dengan sambutan dari pimpinan pondok pesantren, KH Ahmad Sholahuddin, yang mengapresiasi kehadiran tim UBSI dan pentingnya literasi digital bagi para santri.

Baca juga: Teknologi Digital: Antara Inovasi dan Ketergantungan Sosial

“Kami sangat menyambut baik kegiatan ini. Literasi digital adalah bekal penting bagi para santri agar tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi dan mampu menggunakannya secara bertanggung jawab,” ujarnya.

Dalam sesi materi, para peserta dikenalkan pada konsep literasi digital, mulai dari pengertian, pilar-pilar utama, manfaat, tantangan, hingga penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Interaksi aktif terjadi selama pemaparan, dengan santri antusias bertanya dan berdiskusi langsung dengan narasumber.

“Kami ingin menanamkan pemahaman bahwa menjadi santri di era digital juga berarti harus mampu memanfaatkan teknologi dengan cerdas dan aman. Inilah bentuk penguatan karakter dan kecakapan digital yang relevan dengan zaman,” ujar Seno Sudarmono Hadi, salah satu dosen pemateri dari UBSI.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan harapan agar kerja sama ini dapat terus berlanjut. Ustadz Ade Mahmud, mewakili pengasuh pondok, menyampaikan apresiasi atas kontribusi UBSI.

Baca juga: Kuatkan Skill Digital, Mahasiswa UBSI Kampus Sukabumi Ikuti Uji Kompetensi Industri

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat berlangsung secara rutin, karena manfaatnya sangat besar untuk membuka wawasan para santri,” ungkapnya.

Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif kembali menegaskan perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga aktif dalam pemberdayaan masyarakat melalui literasi dan teknologi. Edukasi literasi digital di lingkungan pesantren menjadi langkah strategis dalam membangun generasi religius yang juga melek teknologi.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.