Sistem Informasi UBSI Kampus Pontianak Hadirkan Praktisi Industri untuk Validasi Kompetensi Basis Data Mahasiswa

0 1

BSINews, Pontianak — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus memperkuat kualitas lulusan melalui kolaborasi dengan dunia industri. Komitmen tersebut diwujudkan Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Pontianak dengan menyelenggarakan Uji Kompetensi Sistem Basis Data Berbasis Industri pada Senin (22/6). Kegiatan ini diikuti oleh 120 mahasiswa semester 2 sebagai bagian dari penguatan kompetensi akademik yang selaras dengan kebutuhan industri digital.

Sistem Informasi UBSI Kampus Pontianak Hadirkan Praktisi Industri untuk Validasi Kompetensi Basis Data Mahasiswa

Mengusung tema “Tingkatkan Daya Saing Lulusan Menjadi SDM Unggul di Bidang Sistem Basis Data”, uji kompetensi dirancang untuk mengevaluasi kemampuan mahasiswa dalam merancang, mengimplementasikan, dan mengelola sistem basis data sesuai standar yang diterapkan di dunia industri. Selain menjadi sarana evaluasi pembelajaran, kegiatan ini juga memberikan pengalaman nyata kepada mahasiswa dalam menghadapi proses sertifikasi kompetensi yang berorientasi pada kebutuhan profesional.

Pelaksanaan uji kompetensi melibatkan PT Kampus Inovasi Digital (CAMP 404) sebagai mitra industri yang bertindak sebagai penguji sekaligus validator kompetensi mahasiswa. Keterlibatan praktisi industri menjadi wujud implementasi konsep link and match antara perguruan tinggi dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), sehingga kompetensi lulusan semakin relevan dengan kebutuhan pasar kerja.

Selama proses pengujian, mahasiswa dihadapkan pada berbagai studi kasus yang menguji kemampuan mereka dalam menganalisis kebutuhan data, merancang struktur basis data, membangun relasi antarentitas, hingga mengimplementasikan database menggunakan bahasa SQL. Seluruh hasil pekerjaan dievaluasi berdasarkan indikator kompetensi yang mengacu pada standar industri teknologi informasi.

Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Pontianak, Muhammad Sony Maulana, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu strategi program studi dalam memastikan mahasiswa memiliki kompetensi yang terukur sebelum memasuki dunia kerja.

“Uji kompetensi berbasis industri memberikan gambaran nyata mengenai kemampuan mahasiswa dalam mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari. Melalui proses ini, mahasiswa dapat mengetahui sejauh mana kompetensi yang dimiliki sekaligus memahami aspek-aspek yang masih perlu ditingkatkan agar lebih siap menghadapi kebutuhan industri,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Pontianak Senin (22/6).

Baca Juga : Uji Kompetensi Basis Data UBSI Gandeng PT Zahir Internasional

Sementara itu, perwakilan PT Kampus Inovasi Digital (CAMP 404), Dwi Aji Mardiyanto, mengapresiasi antusiasme mahasiswa selama mengikuti kegiatan. Menurutnya, kemampuan dalam mengelola basis data menjadi salah satu kompetensi inti yang wajib dimiliki oleh calon profesional di bidang teknologi informasi.

“Transformasi digital membuat kebutuhan akan talenta yang mampu mengelola dan menganalisis data terus meningkat. Karena itu, pembekalan kompetensi basis data sejak di bangku kuliah menjadi langkah yang sangat penting agar mahasiswa siap menghadapi tantangan industri,” ungkapnya.

Baca Juga : Uji Kompetensi Basis Data UBSI Kampus Tegal Tekankan Kesiapan Industri

Suasana uji kompetensi berlangsung tertib dan penuh antusias. Mahasiswa mengikuti setiap tahapan pengujian dengan serius sebagai bagian dari proses pembuktian kemampuan yang telah dipelajari selama perkuliahan. Kehadiran praktisi industri juga memberikan pengalaman berbeda karena mahasiswa memperoleh masukan langsung mengenai standar kompetensi yang dibutuhkan perusahaan.

Melalui penyelenggaraan Uji Kompetensi Sistem Basis Data Berbasis Industri ini, Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Pontianak berharap mampu menghasilkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional yang diakui industri. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti komitmen program studi dalam menjaga kualitas pembelajaran agar selalu adaptif terhadap perkembangan teknologi informasi dan kebutuhan dunia kerja yang terus berkembang. (Safika)

Leave A Reply

Your email address will not be published.