BSINews, Bekasi – Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 2 Babelan terus menunjukkan komitmennya sebagai sekolah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dengan menggelar Workshop Digital Creative bertema “Pemanfaatan Coding dan Artificial Intelligence dalam Penunjang Pembelajaran”. Kegiatan ini terselenggara melalui kolaborasi strategis bersama Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kaliabang, yang akan dilaksanakan di Ballroom Jayawijaya, Wisma BSI, pada Kamis (18/12) mendatang.
Workshop ini dirancang untuk meningkatkan kompetensi digital para guru SMAN 2 Babelan agar mampu mengintegrasikan teknologi coding dan Artificial Intelligence (AI) ke dalam proses pembelajaran di kelas, mulai dari perencanaan materi ajar hingga pengembangan metode belajar yang lebih interaktif dan kontekstual.
Guru Didorong Adaptif Hadapi Transformasi Pendidikan Digital
Sri Winanti selaku Kepala Sekolah SMAN 2 Babelan, menekankan pentingnya penguatan literasi digital bagi tenaga pendidik sebagai bagian dari kesiapan sekolah menghadapi tantangan pendidikan di era transformasi teknologi. Ia menjelaskan bahwa penguasaan coding dan AI menjadi kebutuhan strategis agar proses pembelajaran tetap relevan dengan perkembangan zaman.
“Guru saat ini dituntut untuk terus berkembang. Pemanfaatan coding dan AI bukan untuk menggantikan peran pendidik, melainkan sebagai alat bantu agar pembelajaran menjadi lebih kreatif, efektif, dan relevan dengan kebutuhan peserta didik,” ucapnya dalam keterangan rilis, Selasa (16/12).
Selain itu, workshop ini menghadirkan Rian Septian Anwar selaku Partner of Digital Creative Community (DICO) sekaligus Lecture dan AI Specialist, yang akan membagikan praktik terbaik pemanfaatan coding dan AI dalam dunia pendidikan, khususnya di tingkat sekolah menengah.
Baca juga: SMAN 4 Kota Bekasi Apresiasi UBSI Kampus Kaliabang di Edufair 2025
Sementara itu, Muhamad Tabrani selaku Kepala Kampus UBSI kampus Kaliabang, menjelaskan bahwa kolaborasi dengan sekolah merupakan bagian dari komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional melalui penguatan kompetensi digital guru dan siswa.
Ia menilai sekolah yang berani beradaptasi dengan teknologi akan lebih siap mencetak generasi unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, UBSI kampus Kaliabang terus membuka ruang kolaborasi pendidikan melalui program pelatihan coding dan AI yang aplikatif dan berorientasi masa depan.
Inisiatif SMAN 2 Babelan ini diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi sekolah lain dalam mengembangkan program serupa. Kolaborasi antara sekolah dan perguruan tinggi dinilai sebagai langkah strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang inovatif dan berkelanjutan.
Bagi sekolah yang ingin menghadirkan workshop, seminar, atau pelatihan coding dan AI bagi guru maupun siswa, UBSI kampus Kaliabang membuka peluang kerja sama pendidikan. Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Instagram @bsi_kaliabang atau kontak resmi 0813-8880-8851.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, SMAN 2 Babelan membuktikan bahwa transformasi pendidikan digital dimulai dari kesiapan pendidik hari ini untuk mencetak generasi masa depan yang kompeten dan adaptif.(Dina Olivia)