Transformasi Digital Bersama UBSI: UMKM Tambol Dapok Kini Lebih Kreatif dan Kompetitif

0 43

BSINews, Pontianak – Program hibah Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia tahun pendanaan 2025, berhasil mengimplementasikan kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan oleh dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kota Pontianak.

Kegiatan dengan judul “Transformasi Digital Untuk Optimalisasi Biaya Produksi dan Manajemen Keuangan dengan Menerapkan Teknologi Digital Pada UMKM Tambol Dapok Punggur” ini menjadi wujud nyata sinergi antara akademisi dengan pelaku UMKM dalam menghadapi tantangan era digital. Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI konsisten menghadirkan program-program yang mendorong pelaku UMKM agar lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi.

Baca juga:UMKM Desa Kaputihan Didorong Go Digital, Dosen UBSI Kampus Tasikmalaya Perkenalkan Aplikasi “Kaputihan Mart”

UMKM Tambol Dapok Kini Lebih Kreatif dan Kompetitif

UMKM Tambol Dapok yang memproduksi kripik pisang, roti kap, dodol khas Punggur, stik bawang, stik ulat sutra, dan kue semprit, sebelumnya masih melakukan penjualan secara sederhana, yakni menitipkan produk ke warung sekitar atau menjual saat ada pesanan saja. Melalui program ini, mereka kini mendapatkan pelatihan dan pendampingan dalam manajemen usaha, desain kemasan, pencatatan keuangan, hingga strategi pemasaran digital.

Ketua tim pelaksana, Ardiyansyah, menyampaikan bahwa transformasi digital ini merupakan langkah penting agar UMKM bisa tumbuh berkelanjutan.

“Penerapan aplikasi perhitungan biaya produksi ini sangat membantu UMKM dalam menghitung pengeluaran secara akurat dan transparan. Dengan begitu, mereka dapat menentukan harga jual yang tepat, tidak merugikan usaha, dan tetap kompetitif di pasar,” ujarnya dalam rilis yang diterima, pada Rabu (3/9).

Selanjutnya, salah satu anggota tim pelaksana, Nurfia Oktaviani S, juga menegaskan bahwa dampak dari program ini tidak hanya sebatas teknis, melainkan juga sosial.

“Selain mendapatkan keterampilan baru, para pelaku UMKM merasa lebih percaya diri karena mendapat pendampingan langsung dari kami. Rasa percaya diri ini penting untuk membangun mentalitas wirausaha yang kuat,” jelasnya.

Baca juga:UBSI Kampus Tasikmalaya Gelar Pelatihan Foto Produk untuk UMKM F Kreasi

Sementara itu, Ketua Kelompok UMKM Tambol Dapok, Yeni, menyambut baik pendampingan yang diberikan oleh UBSI.

“Kami sangat terbantu dengan adanya teknologi digital ini. Harapannya, produk lokal bisa dipasarkan lebih luas, tidak hanya di Punggur, tapi juga regional bahkan nasional. Dengan begitu, ekonomi masyarakat bisa lebih berkembang dan nama daerah juga terangkat,” ungkapnya.

Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kapasitas UMKM Tambol Dapok dalam mengelola usaha, tetapi juga membuka peluang lebih besar untuk menembus pasar digital. Ke depan, program ini diharapkan dapat menjadi model penerapan teknologi digital yang bisa direplikasi pada UMKM lain di berbagai daerah, sehingga mampu mendorong kemandirian ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pembangunan nasional.

Leave A Reply

Your email address will not be published.