BSINews, Bekasi — emahaman mengenai perpajakan menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa dalam mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional. Melalui Seminar Career Development bertajuk “Level Up Skill & Growth Mindset dalam Memahami Hak dan Kewajiban Perpajakan di Indonesia”, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (Kanwil DJP) Jakarta Khusus membekali mahasiswa dengan wawasan perpajakan pada Selasa (7/7).
UBSI Bersama Kanwil DJP Jakarta Khusus Tingkatkan Literasi Pajak Mahasiswa
Kegiatan yang berlangsung di Aula JTW Kampus UBSI tersebut menghadirkan tiga penyuluh pajak dari Kanwil DJP Jakarta Khusus, yakni Fransiska Yansye, Endang Iskandar Rizki, dan Kukuh Wahyu Nugroho. Ketiganya memberikan pemahaman mengenai pentingnya kompetensi, growth mindset, serta kesadaran perpajakan sebagai bagian dari kesiapan mahasiswa memasuki dunia kerja.
Seminar dipandu oleh Refany Novia Siboro pada sesi pertama dan Viki Sulistia pada sesi kedua. Kegiatan berlangsung interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, serta sesi tanya jawab yang memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memahami berbagai isu perpajakan yang berkaitan dengan kehidupan profesional.
Salah satu narasumber, Fransiska Yansye, menyampaikan bahwa pemahaman perpajakan perlu ditanamkan sejak mahasiswa agar mereka memiliki bekal yang cukup ketika memasuki dunia kerja.
“Literasi perpajakan penting dipahami mahasiswa karena pengetahuan mengenai hak dan kewajiban perpajakan dapat menjadi bekal dalam menghadapi dunia profesional. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan semakin memahami pentingnya kepatuhan pajak serta mampu mengikuti perkembangan layanan perpajakan digital,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Bekasi (28/7).
Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai sistem self-assessment dalam perpajakan Indonesia. Sistem tersebut memberikan tanggung jawab kepada wajib pajak untuk mendaftarkan diri, menghitung, membayar, dan melaporkan kewajiban perpajakannya sesuai ketentuan.
Selain itu, mahasiswa diajak memahami hak dan kewajiban wajib pajak, termasuk pemanfaatan layanan digital perpajakan serta pentingnya literasi pajak sejak dini. Pengetahuan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal bagi mahasiswa yang nantinya berkarier di bidang administrasi, keuangan, bisnis, akuntansi, maupun sumber daya manusia.
Kolaborasi UBSI dan Kanwil DJP Jakarta Khusus melalui seminar ini menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi perpajakan di lingkungan perguruan tinggi. Mahasiswa tidak hanya diharapkan memiliki kesiapan akademik dan profesional, tetapi juga tumbuh sebagai generasi yang adaptif, berintegritas, dan bertanggung jawab dalam memenuhi kewajiban sebagai warga negara. (Safika)