UBSI Edukasi Warga Kwitang Kelola Sampah Berbasis Hygiene untuk Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan

0 13

BSINews, Jakarta- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) berupa sosialisasi pengelolaan sampah berbasis hygiene dan sanitasi di RW 09 Kwitang, Senen, Jakarta Pusat, pada 26 Maret 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah rumah tangga secara higienis dan berkelanjutan guna mendukung terciptanya lingkungan sehat sekaligus menunjang pariwisata berkelanjutan di kawasan perkotaan.

Baca juga: UBSI Berikan Pelatihan Canva untuk Pengurus PKK RW 013 Cibubur

Mengusung tema “Sosialisasi Pengelolaan Sampah Berbasis Hygiene dan Sanitasi dalam Mendukung Pariwisata Berkelanjutan”, program ini melibatkan dosen, mahasiswa, pengurus RW, kader PKK, serta warga setempat. Melalui kegiatan tersebut, peserta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari upaya menciptakan kawasan yang nyaman, sehat, dan memiliki nilai sosial-ekonomi.

Ketua pelaksana kegiatan, Fadli Ilyas,  menjelaskan bahwa pengelolaan sampah yang baik tidak hanya berdampak pada kebersihan lingkungan, tetapi juga berkontribusi terhadap kualitas hidup masyarakat dan daya tarik suatu wilayah.

“Sampah bukan hanya isu kebersihan, tetapi juga isu kesehatan, kualitas hidup, dan daya tarik kawasan. Ketika masyarakat mampu mengelola sampah dengan baik, maka lingkungan menjadi lebih sehat, estetis, dan bernilai sosial-ekonomi,” ujar Fadli.

Kegiatan PKM ini berada di bawah penanggung jawab Dr. Mochamad Wahyudi, dengan tutor Donna Ekawaty dan Dr. dr. Unedo Hence Markus Sihombing, Tim dosen dan mahasiswa UBSI turut memberikan pendampingan serta edukasi kepada warga selama kegiatan berlangsung.

Materi yang disampaikan mencakup pemilahan sampah organik dan anorganik, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat, hygiene dan sanitasi lingkungan, pencegahan penyakit akibat sampah, hingga penguatan potensi lingkungan sebagai destinasi wisata berbasis masyarakat. Melalui pendekatan tersebut, warga diharapkan mampu menerapkan pengelolaan sampah yang lebih efektif dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua RW 09 Kwitang, Hadiansyah, menyambut baik kegiatan yang diselenggarakan oleh UBSI. Menurutnya, edukasi semacam ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi warga kami, terutama dalam membangun kesadaran bersama tentang pentingnya lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman,” kata Hadiansyah.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika terus berupaya menghadirkan program-program pengabdian yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui edukasi, pendampingan, dan pemberdayaan komunitas di berbagai bidang.

Baca juga: Dosen UBSI Berikan Pelatihan Kewirausahaan dan Teknologi Digital bagi Remaja Masjid Jami’ Ar Rahman Kabupaten Bekasi

Melalui kegiatan sosialisasi pengelolaan sampah berbasis hygiene dan sanitasi ini, UBSI berharap dapat mendorong terbentuknya model pemberdayaan masyarakat perkotaan yang mampu mengintegrasikan kesehatan lingkungan, pengelolaan sampah, dan keberlanjutan kawasan sebagai fondasi pembangunan sosial yang lebih luas. Dengan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata, potensi pengembangan pariwisata berbasis masyarakat di kawasan perkotaan pun dapat semakin berkembang secara berkelanjutan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.