Perluas Wawasan Global, UBSI Siapkan Edutrip Batch 3 ke Singapura dan Malaysia

0 8

BSINews, Jakarta – Pengalaman belajar tidak selalu harus berlangsung di ruang kelas. Mengenal lingkungan akademik di negara lain, berinteraksi dengan masyarakat lintas budaya, hingga terlibat dalam kegiatan sosial dapat menjadi cara untuk memperluas perspektif dan memahami dunia secara lebih dekat. Semangat tersebut dihadirkan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) melalui Edutrip Program Batch 3 yang dijadwalkan berlangsung pada 2–5 November 2026 di Singapura dan Malaysia.

Program selama empat hari tiga malam ini melibatkan mahasiswa, dosen, serta masyarakat umum yang ingin memperoleh pengalaman belajar internasional melalui perpaduan kunjungan akademik, pengabdian masyarakat, dan eksplorasi budaya.

Baca juga: Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Kampus Pontianak Perluas Wawasan Teknologi melalui Edutrip Internasional ke UNIMAS Malaysia

Edutrip Program Batch 3 dirancang sebagai program pembelajaran jangka pendek yang memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal lingkungan pendidikan internasional sekaligus mengembangkan kepemimpinan, membangun jejaring, dan meningkatkan kepekaan lintas budaya.

Koordinator Program Edutrip UBSI, Dr. Cicih Nuraeni mengatakan program edisi ketiga ini menghadirkan agenda yang menggabungkan pengalaman akademik dengan kepedulian sosial.

“Melalui Edutrip Program Batch 3, kami berupaya memberikan pengalaman belajar langsung yang berharga, mulai dari lingkungan akademik kelas dunia hingga aksi nyata kepedulian sosial di mancanegara. Kami berharap kegiatan ini membuka perspektif baru dan memperkuat semangat belajar serta berjejaring bagi seluruh peserta,” ujar Dr. Cicih, Selasa (27/10).

Mengenal Lingkungan Akademik Internasional Lewat Edutrip Program Batch 3

Salah satu agenda utama Edutrip Program Batch 3 adalah kunjungan ke Nanyang Technological University (NTU) di Singapura. Melalui kunjungan ini, peserta berkesempatan mengenal lingkungan kampus dan ekosistem pendidikan tinggi di salah satu institusi pendidikan terkemuka di dunia.

Ia menjelaskan, rombongan juga dijadwalkan mengunjungi INTI International University & Colleges di Malaysia. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengenal lingkungan perkuliahan internasional sekaligus membuka wawasan mengenai peluang kolaborasi pendidikan lintas negara.

“Kunjungan akademik tersebut diharapkan memberikan perspektif baru tentang pengalaman belajar di luar negeri. Bagi mahasiswa, kesempatan ini juga dapat menjadi ruang untuk membandingkan lingkungan pendidikan, memperluas cara pandang, dan membangun motivasi dalam mempersiapkan diri menghadapi persaingan global,” katanya.

Belajar Berbagi melalui Pengabdian Masyarakat

Selain agenda akademik, Edutrip Program Batch 3 membawa misi sosial melalui kegiatan International Community Service di Sanggar Bimbingan Kampung Baru, Kuala Lumpur, Malaysia.

“Dalam kegiatan ini, peserta dijadwalkan berinteraksi dengan anak-anak Indonesia di sanggar bimbingan, termasuk anak-anak dari keluarga pekerja migran Indonesia. Aktivitas dirancang untuk mendukung pendampingan pendidikan dasar sekaligus memperkuat keterampilan nonakademik atau soft skills,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut menjadi bagian penting dari pengalaman edutrip karena memberikan ruang bagi peserta untuk belajar melalui interaksi langsung dengan masyarakat. Pengalaman lintas budaya tidak hanya berkaitan dengan mengenal tempat baru, tetapi juga memahami kondisi sosial dan berkontribusi sesuai kebutuhan komunitas.

“Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini, peserta diharapkan dapat mengembangkan empati, kemampuan berkomunikasi, kerja sama, serta kesadaran akan pentingnya berbagi pengetahuan dan pengalaman,” jelasnya.

Menjelajahi Budaya dan Destinasi Ikonik

Rangkaian perjalanan juga dilengkapi dengan kunjungan ke sejumlah destinasi ikonik di Singapura dan Malaysia. Di Singapura, peserta dijadwalkan mengunjungi Jewel Changi, Merlion Park, dan Gardens by the Bay.

Sementara itu, perjalanan di Malaysia mencakup Kota Melaka yang dikenal dengan kekayaan sejarahnya, Genting Highlands, kawasan pemerintahan Putrajaya, Kuala Lumpur City Centre (KLCC), serta Pasar Seni.

“Eksplorasi tersebut memberikan kesempatan bagi peserta untuk mengenal karakter budaya, perkembangan kota, dan kehidupan masyarakat di kedua negara. Dengan menggabungkan kunjungan akademik, kegiatan sosial, dan eksplorasi budaya, edutrip diharapkan menjadi pengalaman belajar yang lebih menyeluruh,” paparnya.

Baca juga: Tak Sekedar Edutrip, FTI UBSI Jajaki Kolaborasi Internasional bersama UNIMAS Malaysia

Lebih lanjut, program ini terselenggara melalui kerja sama UBSI dengan PT Ambasador Travel Indonesia (AMBAS TRAVEL). Kolaborasi tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan pengalaman internasional yang menghubungkan pembelajaran, pengembangan diri, dan interaksi lintas budaya.

Melalui Edutrip Program Batch 3, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berharap peserta memperoleh pengalaman yang dapat memperkaya wawasan, memperluas jejaring internasional, serta meningkatkan kesiapan menghadapi lingkungan global. Lebih dari sekadar perjalanan ke luar negeri, program ini membawa kesempatan untuk belajar dari lingkungan baru, memahami keberagaman, dan melihat bagaimana pengetahuan dapat diterapkan dalam kehidupan masyarakat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.