UBSI Hadir di Perumusan TKDV Pemkot Bekasi, Sinkronkan Dunia Kampus dan Kebutuhan Industri

0 27

BSINews, Bekasi – Ada satu ironi yang terus berulang di dunia kerja hari ini. Lowongan terbuka lebar, tapi perusahaan bilang sulit menemukan SDM yang sesuai. Di sisi lain, banyak lulusan masih kebingungan mencari tempat berpijak. Di tengah jurang itulah, Pemerintah Kota Bekasi mulai bergerak.

Menjadi salah satu momentum penting bagi dunia pendidikan dan industri di Kota Bekasi. Bertempat di Gedung 10 Lantai 1 Kantor Walikota Bekasi pada Rabu (29/4), digelar rapat perumusan Tim Koordinasi Daerah Vokasi (TKDV), sebuah langkah strategis untuk menyelaraskan pendidikan dengan kebutuhan nyata dunia industri.

Baca juga: Naik Trans Beken, Turun Depan Kampus! UBSI Kampus Bekasi Kini Makin Mudah Dijangkau

Pertemuan ini mempertemukan berbagai elemen penting mulai dari pemerintah, pelaku industri yang tergabung dalam APINDO dan Kadin, hingga kalangan akademisi. Salah satunya Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI).

Bukan sekadar rapat formal penuh presentasi. Ada kegelisahan yang sedang dicari jalan keluarnya, bagaimana kampus tidak lagi berjalan sendiri, sementara industri terus berubah terlalu cepat.

Rapat koordinasi tersebut dipimpin langsung oleh jajaran Ketua Divisi dari kementerian terkait dan turut menghadirkan praktisi vokasi senior dari Universitas Indonesia Timur.

Di tengah forum itu, UBSI Kampus Bekasi hadir membawa satu misi yang cukup jelas yaitu mendorong lahirnya SDM digital yang benar-benar relevan dengan kebutuhan zaman. UBSI Kampus Bekasi diwakili oleh Kepala Kampus UBSI Kampus Bekasi Suhardi serta Dekan Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI, Dr. Anisti.

Kehadiran keduanya menegaskan bahwa posisi UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif yang menghasilkan banyak lulusan baru serta siap hidup di tengah realitas industri.

Suhardi menilai pembentukan TKDV menjadi jawaban atas persoalan mismatch tenaga kerja yang selama ini sering terjadi.

“Kami sangat mengapresiasi inisiatif yang dilaksanakan di Kantor Walikota ini. UBSI hadir untuk memastikan bahwa sinergi antara akademisi dan industri bukan sekadar wacana,” ujar Suhardi dalam keterangan rilis yang diterima pada Jumat (8/5).

Menurutnya, kurikulum pendidikan tidak bisa terus berjalan di ruang yang terpisah dari kebutuhan pasar kerja.

“Kami ingin kurikulum di UBSI Kampus Bekasi benar-benar tervalidasi oleh kebutuhan industri yang diwakili oleh Kadin dan APINDO dalam tim ini,” tambahnya.

Sementara itu, Dr. Anisti mengingatkan bahwa tantangan dunia kerja hari ini tidak hanya soal kemampuan teknis. Karena realitanya, banyak orang pintar yang kesulitan bertahan bukan karena kurang skill, tapi karena tidak siap berkomunikasi, beradaptasi, atau bekerja sama.

“Di era digital, vokasi bukan hanya soal teknis. Di Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI, kami menekankan soft skills,” jelas Dr. Anisti dalam keterangan rilis yang diterima pada Jumat (8/5).

Ia menambahkan bahwa TKDV menjadi ruang penting bagi kampus untuk mendengar langsung kebutuhan industri secara nyata, bukan sekadar asumsi di ruang akademik.

“TKDV akan menjadi wadah bagi kami untuk mendengarkan langsung standar yang diinginkan pengusaha, sehingga lulusan kami memiliki daya saing global namun tetap memiliki kearifan lokal Bekasi,” pungkasnya.

Di balik forum koordinasi ini, ada satu pesan yang terasa kuat: pendidikan tidak bisa lagi berjalan lambat sementara industri terus berlari.

Baca juga: Kuliah Prodi Desain Komunikasi Visual Gratis, Peluang Beasiswa hingga 100% di UBSI Kampus Bekasi

Kampus perlu mendengar lebih dekat. Industri juga perlu ikut membimbing. Karena masa depan tenaga kerja bukan dibangun dari siapa yang paling banyak teori, tetapi dari siapa yang paling siap menghadapi perubahan.

Bagi generasi muda yang ingin kuliah dengan pendekatan yang dekat dengan kebutuhan industri dan dunia digital, UBSI membuka Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Informasi lengkap mengenai program studi, beasiswa, hingga pendaftaran dapat diakses melalui https://pmbubsi.id. Kadang, masa depan memang dimulai dari satu klik sederhana.

Leave A Reply

Your email address will not be published.