UBSI Kampus BSD Gelar BKOT, Bahas Akademik dan Non Akademik Bersama Orang Tua Maba

0 75

BSINews, Tangerang Selatan – BKOT (Bincang Kampus Bersama Orang Tua) UBSI (Universitas Bina Sarana Informatika) kampus BSD kembali digelar pada Sabtu, 16 Agustus 2025 mendatang, sebagai ajang mempererat komunikasi antara pihak kampus, mahasiswa, dan orang tua.

Kegiatan ini menjadi sesi kedua di tahun 2025, sekaligus bentuk komitmen UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif untuk memberikan pendidikan holistik yang mencakup aspek akademik dan non akademik.

Baca juga: Orang Tua Turun Tangan! UBSI kampus Margonda Gelar BKOT 2025 untuk Masa Depan Terbaik Mahasiswa

Kepala Kampus UBSI kampus BSD, Mahmud Safudin, menegaskan bahwa kegiatan Bincang Kampus Bersama Orang Tua ini bertujuan membangun sinergi yang kuat antara kampus dan keluarga mahasiswa.

“Kami ingin memberikan gambaran yang jelas mengenai proses pembelajaran, pembinaan, dan pengembangan mahasiswa, baik dari sisi akademik maupun non akademik. Keterlibatan orang tua menjadi salah satu kunci keberhasilan mahasiswa dalam meraih prestasi,” ujarnya, dalam keterangan rilis, Kamis (14/8).

Dalam sesi kali ini, pihak kampus menghadirkan narasumber dari berbagai bidang. Dari sisi akademik, Kaprodi Kehumasan akan memaparkan capaian pembelajaran, kurikulum terkini, serta inovasi pengajaran berbasis teknologi. Dari sisi non akademik, Mulyadi akan membahas kegiatan kemahasiswaan, pengembangan soft skill, hingga peluang berorganisasi.

Baca juga: Satu Panggung, Dua Kisah Dunia! BKOT UBSI Kampus Margonda Siap Ledakkan Inspirasi

Menambah inspirasi, alumni sukses UBSI kampus BSD juga diundang untuk berbagi pengalaman kuliah dan bagaimana ilmu serta keterampilan yang diperoleh mampu mengantarkan mereka memasuki dunia kerja. Kehadiran alumni diharapkan memberi motivasi langsung kepada mahasiswa dan keyakinan bagi para orang tua.

Melalui BKOT, UBSI kampus BSD menegaskan komitmennya sebagai Kampus Digital Kreatif yang tidak hanya fokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pengembangan pribadi mahasiswa secara menyeluruh. “Kehadiran orang tua menjadi bentuk dukungan nyata bagi keberhasilan pendidikan putra-putrinya,” tutup Mahmud.

Leave A Reply

Your email address will not be published.