UBSI Kampus Tegal Ikuti Diseminasi Hasil Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025 Secara Hybrid
BSINews, Tegal – Melalui pelaksanaan kegiatan secara hybrid, institusi pendidikan tinggi dituntut untuk semakin adaptif dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi di seluruh unit kampus. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) menyelenggarakan kegiatan Diseminasi Hasil Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025 yang dilaksanakan secara hybrid dan terpusat di Kampus Rektorat UBSI kampus Kramat 98, Rabu (28/01).
LPPM UBSI Gelar Diseminasi Hasil Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat 2025
Dalam pelaksanaannya, kegiatan diseminasi berlangsung secara luring di Kampus Rektorat UBSI kampus Kramat 98, sementara perguruan tinggi di bawah naungan PSDKU, termasuk UBSI Kota Tegal, mengikuti kegiatan secara daring. Meski demikian, para dosen penerima hibah di lingkungan PSDKU Kota Tegal tetap hadir secara luring di Ruang 301 Kampus UBSI Tegal untuk mengikuti kegiatan diseminasi secara bersama-sama.
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB ini bertujuan untuk menyampaikan hasil pelaksanaan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan oleh dosen UBSI sepanjang tahun 2025. Pelaksanaan secara hybrid dipilih sebagai upaya untuk menjangkau seluruh unit kampus secara efektif dan inklusif.
Pada kegiatan tersebut, hadir dua narasumber yang merupakan dosen penerima hibah, yakni Dr. Ani Wijayanti, MM., M.Par., CHE sebagai penerima hibah penelitian dan Indah Purwandani, sebagai penerima hibah pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan diseminasi dipandu oleh Retno Rahayuningsih, selaku moderator.
Materi yang disampaikan dalam kegiatan ini berfokus pada pemaparan hasil pelaksanaan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat Tahun 2025. Pembahasan mencakup latar belakang kegiatan, metode pelaksanaan, capaian luaran, serta dampak penelitian dan pengabdian bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat.
Wakil Rektor I Bidang Akademik UBSI, Dr. Diah Puspitasari, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan diseminasi merupakan bagian penting dari upaya institusi dalam menjaga mutu dan keberlanjutan pelaksanaan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
“Diseminasi hasil hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat menjadi wujud komitmen Universitas Bina Sarana Informatika dalam memastikan bahwa setiap kegiatan riset dan pengabdian tidak hanya memenuhi aspek administratif, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat. Kami mendorong seluruh dosen untuk terus meningkatkan kualitas luaran dan kebermanfaatan hasil hibah,” ungkapnya dalam keterangan rilis yang diterima di Tegal pada Kamis (29/01).
Baca juga : Dosen UBSI Kampus Tegal Aktif Ikuti Program Hibah Penelitian dan Pengabdian
Sementara itu, Ketua LPPM UBSI, Agus Junaidi, menegaskan bahwa kegiatan diseminasi tidak hanya berfungsi sebagai forum pelaporan, tetapi juga sebagai sarana evaluasi dan penguatan budaya akademik di lingkungan UBSI.
“Kegiatan diseminasi ini menjadi ruang berbagi praktik baik, evaluasi, serta penguatan budaya riset dan pengabdian di Universitas Bina Sarana Informatika. Melalui pelaksanaan secara hybrid, kami berharap seluruh dosen, termasuk di PSDKU, dapat berpartisipasi secara optimal dan berkelanjutan,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Dr. Ani Wijayanti, MM., M.Par., CHE menyampaikan bahwa diseminasi hasil hibah memiliki peran strategis dalam memastikan hasil penelitian memberikan manfaat yang lebih luas.
“Diseminasi hasil hibah penelitian menjadi momentum penting untuk menyampaikan proses, capaian, dan dampak penelitian kepada sivitas akademika. Melalui forum ini, hasil penelitian diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan serta menjadi referensi bagi penelitian selanjutnya,” ujarnya.
Sementara itu, Indah Purwandani, menekankan pentingnya keberlanjutan dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
“Pengabdian kepada masyarakat bukan hanya tentang pelaksanaan program, tetapi bagaimana hasilnya dapat dirasakan langsung dan berkelanjutan. Melalui diseminasi ini, kami dapat berbagi praktik baik serta melakukan evaluasi agar kegiatan pengabdian ke depan semakin tepat sasaran dan berdampak,” jelasnya.
Baca juga : UBSI Dorong Budaya Riset dan Pengabdian Berbasis Tri Dharma Perguruan Tinggi
Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat apresiasi dari perwakilan dosen UBSI kampus Tegal yang menilai bahwa skema hybrid memberikan kemudahan dan efektivitas dalam mengikuti kegiatan terpusat. Menurutnya, pelaksanaan diseminasi secara hybrid memungkinkan dosen PSDKU tetap mengikuti kegiatan secara optimal sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap pelaksanaan hibah penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan Diseminasi Hasil Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Tahun 2025 ini menjadi bentuk pertanggungjawaban akademik atas pelaksanaan hibah yang telah diterima oleh dosen UBSI, sekaligus sebagai sarana evaluasi dan refleksi untuk meningkatkan kualitas penelitian dan pengabdian di masa mendatang. Melalui pelaksanaan kegiatan secara hybrid, Universitas Bina Sarana Informatika menegaskan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi secara adaptif, inklusif, dan berbasis teknologi di seluruh unit kampus, termasuk PSDKU Kota Tegal. (Indari)