UBSI Tekankan Pentingnya Pariwisata Berkelanjutan sebagai Pilar Pembangunan Global

0 9

BSINews, Jakarta Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar International Conference on Tourism and Hospitality Business (ICTHB) 2025 dengan tema “Tourism for All: Celebrating World Tourism Day.” Kegiatan yang dilaksanakan pada Senin (29/30), ini menjadi wadah akademik internasional yang mempertemukan para peneliti, akademisi, dan praktisi untuk mendiskusikan peran pariwisata dalam mendorong pembangunan inklusif dan berkelanjutan.

UBSI Tekankan Pentingnya Pariwisata Berkelanjutan

Konferensi dibuka dengan sambutan dari Wakil Rektor I Bidang Akademik UBSI, Dr. Diah Puspitasari, yang menegaskan bahwa pariwisata berkelanjutan harus menjadi pilar utama dalam pembangunan global. Ia menjelaskan bahwa konsep keberlanjutan tidak hanya terbatas pada isu lingkungan, tetapi juga mencakup keseimbangan antara aspek sosial, ekonomi, dan budaya.

“UBSI berkomitmen memperkuat riset dan inovasi pariwisata berkelanjutan melalui kolaborasi lintas negara dan institusi akademik,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Selasa (30/9).

Selanjutnya, Executive Director PATA Indonesia Chapter, Agus Hamdani Canny, menyampaikan pentingnya jejaring internasional untuk memperkuat daya saing pariwisata nasional. Ia menekankan bahwa sinergi antara akademisi, pemerintah, dan pelaku industri merupakan kunci dalam menghadapi tantangan pariwisata global yang terus berkembang.

Acara kemudian dibuka secara resmi oleh Muh Nurdin, Asisten Deputi Perencanaan Destinasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Dalam sambutannya, ia menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan ICTHB 2025 sebagai inisiatif akademik yang mampu meningkatkan kapasitas sumber daya manusia pariwisata berwawasan global.

Baca juga : UBSI Tekankan Integritas Bisnis dalam Pariwisata Kreatif Berkelanjutan Lewat Studium Generale Internasional

Konferensi ini menghadirkan sejumlah keynote speaker terkemuka, antara lain Prof. Diena Mutiara Lemmy, Assoc. Prof. Ani Wijayanti, serta pakar internasional dari Malaysia dan Australia. Para narasumber membahas beragam isu strategis, seperti inovasi digital dalam pengelolaan pariwisata, penguatan destinasi berkelanjutan, hingga pemberdayaan komunitas lokal melalui sektor perhotelan dan kuliner.

Melalui pelaksanaan ICTHB 2025, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menegaskan komitmennya untuk berperan aktif dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan. Konferensi ini menjadi langkah nyata UBSI dalam mendukung upaya global menuju pariwisata yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan, sejalan dengan visi Tourism for All yang diusung oleh World Tourism Organization (UNWTO). (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.