UKM Kepalangmerahan UBSI Gandeng PMI Kota Tangerang, Gelar Donor Darah dan Medical Check-Up di Tiga Kampus
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus menunjukkan kepeduliannya terhadap isu kesehatan dan kemanusiaan. Melalui Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Kepalangmerahan, UBSI bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tangerang dalam menggelar kegiatan Donor Darah dan Medical Check-Up (MCU) yang akan dilaksanakan di tiga lokasi kampus, yaitu UBSI Kramat, Cengkareng, dan Slipi.
Rangkaian kegiatan kemanusiaan ini dimulai pada Rabu, 23 Oktober 2024 di Student Corner UBSI Kramat 98, dilanjutkan Selasa, 19 November 2024 di Kampus UBSI Cengkareng, dan ditutup pada Kamis, 21 November 2024 di Kampus UBSI Slipi. Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 13.00 WIB di setiap lokasi.
UKM Kepalangmerahan UBSI Gandeng PMI Kota Tangerang, Gelar Donor Darah dan Medical Check-Up di Tiga Kampus
Tujuan dari kegiatan ini tidak hanya sebatas membantu memenuhi kebutuhan darah nasional melalui donor darah, tetapi juga memberikan kesempatan bagi sivitas akademika dan masyarakat umum untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Inisiatif ini merupakan bentuk pengabdian nyata dari mahasiswa UBSI melalui UKM Kepalangmerahan dalam mendorong kesadaran hidup sehat dan solidaritas sosial.
Sebagai organisasi mahasiswa yang fokus pada isu kemanusiaan, UKM Kepalangmerahan secara konsisten menyelenggarakan program-program berbasis aksi sosial. Salah satu kegiatan unggulannya adalah donor darah tahunan yang selalu mendapatkan respons positif dari lingkungan kampus maupun masyarakat sekitar. Kolaborasi erat dengan PMI Kota Tangerang pun semakin memperkuat peran UKM ini sebagai garda terdepan dalam membangun kepedulian sosial di kalangan mahasiswa.
Astrid Noviriandini selaku Pembina UKM Kepalangmerahan UBSI menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan bentuk aksi nyata yang sangat berarti. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya membantu sesama yang membutuhkan, tetapi juga menjadi momen reflektif untuk meningkatkan kesadaran mahasiswa akan pentingnya menjaga kesehatan diri sendiri.
Ia juga menambahkan bahwa kolaborasi dengan PMI telah berjalan lama dan senantiasa mendapat sambutan antusias dari peserta. “Kegiatan ini merupakan wadah untuk meningkatkan rasa empati dan kebersamaan mahasiswa Universitas BSI. Kami ingin mencetak generasi yang tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga peduli terhadap isu-isu sosial dan kesehatan masyarakat,” jelas Astrid.
Baca juga: DIKSAR UKM Kepalangmerahan UBSI: Lahirnya Pahlawan Muda, Siap Mengabdi untuk Kemanusiaan
Ke depan, UKM Kepalangmerahan Universitas BSI menargetkan partisipasi yang lebih luas, baik dari mahasiswa, dosen, staf kampus, maupun masyarakat umum. Setiap tetes darah yang didonorkan sangat berarti bagi pasien yang membutuhkan, sementara Medical Check-Up dapat menjadi langkah awal dalam mendeteksi risiko penyakit secara dini.
Melalui semangat gotong-royong dan rasa kemanusiaan yang tinggi, kegiatan ini menjadi bukti konkret bahwa mahasiswa UBSI siap berperan aktif dalam menciptakan perubahan positif bagi masyarakat luas. Kampus bukan hanya tempat belajar, tetapi juga pusat gerakan sosial yang membentuk generasi peduli dan berkontribusi.(Niken)