WhatsApp Business Jadi Senjata Baru Pelayanan Publik Desa, UBSI Sukabumi Turun Tangan!

0 26

BSINews, Sukabumi – Sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Sukabumi kembali menunjukkan kontribusinya melalui kegiatan pengabdian masyarakat. Kegiatan ini diselenggarakan pada Senin (8/7) dan Selasa (9/7), bertempat di Ruang 301 Universitas BSI kampus Sukabumi. Fokus utama dari kegiatan ini adalah pelatihan pemanfaatan aplikasi WhatsApp Business untuk meningkatkan efisiensi pelayanan publik di Desa Karangtengah, Kecamatan Cibadak, Kabupaten Sukabumi.

Kegiatan ini diikuti oleh aparat dan staf kantor desa, yang dilibatkan secara aktif dalam pelatihan dan diskusi. Para dosen UBSI kampus Sukabumi berperan sebagai fasilitator dalam memberikan pendampingan serta pemahaman praktis mengenai penggunaan WhatsApp Business sebagai alat komunikasi pelayanan masyarakat. Tujuan utamanya adalah untuk mempercepat proses penyampaian informasi, memperluas jangkauan layanan, dan memperkuat interaksi antara warga dan aparat desa.

“Pengabdian kepada masyarakat ini difokuskan pada pemanfaatan aplikasi WhatsApp Business sebagai alat untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas pelayanan publik di lingkungan Desa Karangtengah. Dengan semakin meluasnya penggunaan teknologi digital, pemanfaatan WhatsApp Business diharapkan dapat menjadi solusi inovatif dalam meningkatkan akses dan responsivitas pelayanan kepada masyarakat,” tutur Erika Mutiara selaku ketua pelaksana kegiatan.

Baca jugaUBSI Sukabumi dan Puskesmas Sukakarya Jalin Kerja Sama Strategis Tingkatkan Layanan Kesehatan dan Pendidikan

Angga Pratama Putra selaku Kepala Desa Karangtengah juga menyampaikan apresiasinya atas kontribusi UBSI kampus Sukabumi. “Terima kasih kepada dosen Universitas BSI kampus Sukabumi yang telah memberikan pelatihan mengenai WhatsApp Business. Semoga aplikasi ini mampu mempercepat komunikasi antara aparat desa dengan masyarakat, terutama dalam layanan publik seperti pendaftaran kependudukan, pengajuan izin, hingga komunikasi sehari-hari. Selain itu, WhatsApp Business juga diharapkan menjadi sarana partisipatif dalam proses pengambilan keputusan dan pemantauan kinerja pelayanan publik di desa,” ungkapnya.

Selama dua hari pelaksanaan, berbagai potensi dan tantangan dalam pemanfaatan teknologi digital di tingkat desa berhasil diidentifikasi. Bersama peserta, tim UBSI merumuskan strategi inovatif yang dapat diimplementasikan secara nyata dalam operasional layanan publik sehari-hari.

Baca juga: UMKM Tambol Dapok Naik Kelas: UBSI Dukung Lewat Program Pengabdian Berbasis Teknologi

Melalui kegiatan ini, Universitas BSI kampus Sukabumi tidak hanya mendukung peningkatan kapasitas teknologi informasi di kalangan aparat desa, namun juga berkomitmen untuk terus menjalin kemitraan berkelanjutan demi kemajuan pelayanan publik yang inklusif dan adaptif di era digital.(Niken)

Leave A Reply

Your email address will not be published.