Bersama Mendidik, Bersama Mengawasi: UBSI Hadirkan Sistem Akademik Terbuka di BKOT 2025
BSINews, Jakarta –Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cengkareng kembali menunjukkan komitmennya dalam menciptakan pendidikan tinggi yang terbuka, terpercaya, dan partisipatif melalui kegiatan tahunan Bincang Kampus Orang Tua (BKOT) 2025. Acara ini akan digelar pada Sabtu, 12 Juli 2025 di Aula UBSI Cengkareng dengan mengusung tema “Our Best Future”. BKOT dirancang khusus untuk melibatkan orang tua mahasiswa baru dalam proses adaptasi anak mereka di dunia perguruan tinggi sekaligus mempererat sinergi antara kampus dan keluarga.
Baca Juga: Bersama Keluarga, Mencetak Masa Depan Gemilang: UBSI Cengkareng Gelar BKOT 2025
Fokus utama dalam BKOT tahun ini adalah transparansi sistem akademik. UBSI percaya bahwa pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, melainkan juga soal membangun kepercayaan antara kampus, mahasiswa, dan orang tua. Dalam sesi utama, orang tua akan mendapatkan pemaparan menyeluruh mengenai sistem akademik UBSI, termasuk struktur perkuliahan, sistem penilaian, pembagian SKS, metode evaluasi pembelajaran, hingga kebijakan kelulusan. Selain itu, diperkenalkan pula Sistem Informasi Akademik berbasis daring yang memungkinkan orang tua untuk memantau jadwal kuliah, kehadiran, nilai semester, dan progres akademik anak mereka secara real-time.
Menurut Hardiyan, Kepala Kampus UBSI Cengkareng, transparansi akademik menjadi nilai dasar yang terus dijaga UBSI.
“Kami percaya bahwa keterbukaan informasi akademik adalah fondasi dari kepercayaan. Melalui BKOT ini, kami ingin menunjukkan bahwa UBSI tidak hanya mendidik mahasiswa, tapi juga membangun komunikasi yang kuat dengan orang tuanya,” ujarnya saat ditemui di sela persiapan acara.
Tidak hanya dari pihak kampus, antusiasme juga datang dari para orang tua mahasiswa baru. Salah satunya adalah Nurhayati, orang tua dari mahasiswa baru Program Studi Sistem Informasi. Ia mengungkapkan rasa senangnya atas adanya kegiatan seperti BKOT.
“Saya merasa sangat terbantu. Sebagai orang tua, saya jadi tahu bagaimana sistem kuliah anak saya berjalan. Dulu saya hanya bisa tanya-tanya saja ke anak, sekarang saya bisa ikut pantau langsung lewat sistem yang disediakan UBSI,” ungkapnya dengan penuh semangat.
BKOT 2025 juga akan menghadirkan para kepala program studi dan dosen untuk menjelaskan lebih dalam tentang kurikulum program studi masing-masing. Mereka akan memaparkan metode pembelajaran blended learning (kombinasi online dan offline), prosedur KRS dan KHS, serta kebijakan penting seperti remedial, cuti kuliah, penyusunan skripsi, dan pelaksanaan ujian akhir. Seluruh sesi disusun secara interaktif, dengan menyediakan waktu khusus bagi orang tua untuk bertanya langsung dan menyampaikan harapan mereka terhadap proses pembelajaran anak-anaknya. (RDX)