BootCamp IT UBSI: Mahasiswa Ciptakan Inovasi AI untuk Solusi Hidup Modern

0 37

BSINews, Bogor – Program Studi (Prodi) Informatika Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sukses menggelar kompetisi intensif BootCamp IT 2026 Batch 7 di Hotel Asyana Sentul, Bogor. Kegiatan tahunan yang berlangsung pada Kamis hingga Jumat, 11-12 Juni 2026 ini, menantang mahasiswa untuk melahirkan inovasi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) guna memecahkan masalah harian.

Mengusung tema “Transformasi Digital: Kecerdasan Buatan Untuk Solusi Masa Depan”, ajang karantina teknologi ini memacu kreativitas mahasiswa dalam merancang solusi digital yang aplikatif. Fokus karya para peserta pada gelaran kali ini berpusat pada kenyamanan gaya hidup modern, kesehatan kerja, hingga optimalisasi sektor properti.

Baca juga: Keseruan BootCamp IT Batch 5 Prodi Informatika, Mahasiswa Kembangkan AI untuk Pendidikan Hingga Agrikultur

Ketua Prodi Informatika UBSI, Dr. Sumanto, mengapresiasi tinggi fleksibilitas dan daya cipta yang ditunjukkan oleh para mahasiswa selama kompetisi berlangsung. Menurutnya, inovasi yang lahir dari ajang ini sangat relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

“Para mahasiswa di Batch 7 ini berhasil membuktikan bahwa kecerdasan buatan bisa masuk ke aspek apa saja, mulai dari kenyamanan hunian, industri fashion, hingga menjaga kesehatan pekerja digital. Kreativitas tanpa batas inilah yang dibutuhkan industri masa depan,” ujar Dr. Sumanto.

Ia juga menambahkan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang meraih prestasi akademis, melainkan jembatan bagi mahasiswa untuk mematangkan mentalitas sebagai pemecah masalah (problem solver). Kompetisi yang berlangsung ketat tersebut akhirnya melahirkan tiga proyek terbaik yang dinilai paling solutif oleh dewan juri.

Juara pertama diraih oleh tim UBSI kampus Margonda dengan proyek AI Home Inspector, sebuah solusi teknologi properti (property-tech) yang menggunakan AI untuk mendeteksi tingkat kerusakan struktur fisik bangunan rumah secara otomatis. Posisi kedua ditempati oleh perwakilan UBSI kampus Kramat 98 lewat sistem Rekomendasi Outfit Berbasis AI yang menganalisis preferensi berpakaian pengguna.

Sementara itu, peringkat ketiga disabet oleh tim UBSI kampus Kramat 98 melalui rancangan aplikasi monitoring postur tubuh pengguna komputer secara real-time. Solusi kesehatan kerja (health-tech) ini memanfaatkan sistem computer vision untuk mencegah risiko cedera tulang belakang akibat posisi duduk yang salah.

Baca juga: Mahasiswa Informatika UBSI Cengkareng Borong Juara BootCamp IT 2026

Sebagai institusi pendidikan yang dikenal luas oleh masyarakat sebagai “Kampus Digital Kreatif”, UBSI berkomitmen penuh untuk terus menyelaraskan kurikulum belajarnya dengan kemajuan teknologi global. Hal ini diwujudkan dengan menghadirkan ruang kolaborasi praktis di luar kelas tradisional.

“Kami ingin mahasiswa kami tidak hanya menjadi penonton dalam revolusi AI, melainkan menjadi kreator aktif. Melalui bootcamp ini, mereka belajar menyatukan teori kelas dengan solusi praktis yang langsung berdampak bagi masyarakat,” jelas Sumanto menegaskan komitmen institusi.

Penyelenggaraan BootCamp IT Batch 7 ini menjadi bukti nyata keseriusan UBSI dalam mengawal transformasi digital di Indonesia.

Leave A Reply

Your email address will not be published.