BSI Explore 2026 Libatkan 38 Kelompok Mahasiswa, Catat 563 Publikasi dan 270 Program Pengabdian

0 11

BSINews, Jakarta – Pengabdian masyarakat tidak seharusnya selesai ketika mahasiswa meninggalkan desa tempat mereka bertugas. Modul pendidikan, pendampingan UMKM, hingga teknologi digital yang diperkenalkan diharapkan tetap memberi manfaat setelah program berakhir.

Semangat keberlanjutan tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam laporan capaian BSI Explore 2026 yang disampaikan Ketua Pelaksana BSI Explore 2026 Ade Suryadi pada Awarding Ceremony BSI Explore 2026 di Auditorium Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kramat 98, Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Baca juga: BSI Explore 2026 Apresiasi Mahasiswa Pengabdi Desa, Situdam hingga Barugbug Raih Juara Umum

Mengusung tema “Inspirasi Membangun Negeri”, BSI Explore 2026 melibatkan 38 kelompok mahasiswa yang menjalankan program pengabdian di berbagai desa. Berdasarkan laporan kolektif, kegiatan ini menghasilkan ratusan program dan publikasi sebagai dokumentasi sekaligus luaran pengabdian.

Ade menegaskan, pengabdian masyarakat perlu dipahami sebagai proses yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan dalam periode tertentu.

“Pengabdian adalah rangkaian proses, bukan sekadar hari pelaksanaan. Luaran terbaik adalah luaran yang bisa dimanfaatkan dan diteruskan bersama mitra setelah kita pulang,” ujar Ade, Rabu (4/10).

270 Program dan Ratusan Publikasi Pengabdian

Laporan capaian BSI Explore 2026 mencatat sejumlah luaran dari 38 kelompok mahasiswa. Sebanyak 270 jenis program atau kegiatan terinventarisasi dalam laporan kelompok, mencakup bidang pendidikan, literasi digital, pemberdayaan UMKM, hingga kesehatan dan sosial masyarakat.

Dari sisi publikasi, mahasiswa menghasilkan 563 artikel media yang mendokumentasikan berbagai aktivitas dan pengalaman pengabdian di desa mitra. Luaran akademik juga mencakup delapan artikel jurnal yang telah terbit, sementara 30 naskah lainnya telah diajukan atau berstatus submitted ke berbagai jurnal ilmiah.

Capaian tersebut menunjukkan beragam bentuk kontribusi mahasiswa, mulai dari kegiatan langsung bersama masyarakat hingga dokumentasi dan publikasi yang dapat menjadi rekam jejak program.

Empat Pilar Pengabdian di Desa

BSI Explore 2026 berfokus pada empat bidang utama pemberdayaan masyarakat desa. Pertama, pendidikan dan literasi, melalui pendampingan belajar di sekolah, edukasi antiperundungan, serta penguatan pojok baca. Kegiatan ini diarahkan untuk mendukung lingkungan belajar yang lebih baik bagi masyarakat.

Kedua, literasi digital dan teknologi desa, dengan kegiatan pelatihan perangkat digital, pengelolaan website desa, serta pengembangan dan penyerahan luaran berbasis teknologi tepat guna.

Ketiga, pemberdayaan UMKM dan potensi lokal. Mahasiswa mendampingi pengembangan produk lokal serta membantu memperkuat potensi ekonomi masyarakat desa mitra.

Keempat, kepedulian sosial dan kesehatan, melalui gotong royong, edukasi kebersihan, dan berbagai kegiatan sosial bersama warga.

Ia berharap berbagai luaran tersebut dapat terus dimanfaatkan oleh masyarakat setelah masa penugasan mahasiswa berakhir. Keberlanjutan program, menurutnya, menjadi bagian penting dalam melihat dampak pengabdian.

Baca juga: Program KANCIL BSI Explore Tingkatkan Literasi Digital Siswa SDN Sukasari 04

Melalui BSI Explore 2026, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif mendorong mahasiswa untuk tidak hanya membawa ilmu ke tengah masyarakat, tetapi juga membangun kolaborasi yang memungkinkan hasil pengabdian terus berkembang.

“Sebab, ukuran keberhasilan sebuah program bukan semata-mata jumlah kegiatan yang terlaksana, melainkan sejauh mana manfaatnya tetap hidup setelah mahasiswa kembali ke kampus,” Tutupnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.