BSINews, Jakarta – Transformasi digital yang semakin masif mendorong dunia pendidikan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Menjawab tantangan tersebut, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cengkareng berkolaborasi dengan SMK 1 Citra Adhi Pratama dan Digital Creative Community (DICO) akan menyelenggarakan Workshop Digital Kreatif bertema “AI for Education”. Kegiatan ini akan digelar pada Kamis, 26 Februari 2026 di Aula SMK 1 Citra Adhi Pratama dan menyasar siswa-siswi SMK sebagai peserta utama.
Workshop “AI for Education” Dorong Kompetensi Digital Siswa
Workshop ini bertujuan memperkenalkan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam mendukung proses pembelajaran, mulai dari pencarian referensi, pengolahan data, hingga pengembangan kreativitas digital. Dengan pemahaman yang tepat, AI diharapkan menjadi alat bantu pembelajaran yang efektif sekaligus meningkatkan kualitas kompetensi siswa di era digital.
Kepala Kampus UBSI kampus Cengkareng, Hardiyan, menegaskan pentingnya literasi AI sejak dini agar siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga memahami cara kerja serta dampaknya.
“Literasi AI perlu diberikan sejak dini agar siswa tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga memahami cara kerja dan dampaknya. Kami ingin membangun kesadaran bahwa AI harus digunakan secara bijak dan etis, sehingga mampu membantu meningkatkan kualitas belajar,” ujarnya.
Baca juga : Siap Hadapi Era AI, UBSI Kampus Solo Bekali Guru BK Karanganyar dengan Workshop Digital Kreatif
Selain sesi pemaparan materi, workshop ini juga akan menghadirkan diskusi interaktif dan simulasi penggunaan platform AI dalam konteks pendidikan. Peserta akan mendapatkan pengalaman langsung dalam memanfaatkan teknologi AI untuk kebutuhan belajar, sehingga materi yang diterima tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif.
Melalui kolaborasi ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berharap kegiatan tersebut dapat menjadi model sinergi berkelanjutan antara sekolah dan perguruan tinggi dalam memperkuat kompetensi digital generasi muda. Upaya ini diharapkan mampu mencetak lulusan yang adaptif, kreatif, serta siap menghadapi tantangan industri berbasis teknologi di masa depan. (Alisa)