BSINews, Pontianak — Upaya meningkatkan kualitas penelitian dan memperluas jejaring akademik internasional terus dilakukan oleh Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak. Salah satunya melalui kegiatan Sharing Session bertema “International Research Collaboration: Issues, Benefits and Challenges of The Global Network” yang diikuti oleh seluruh dosen pada Rabu (10/9).
Kegiatan yang dilaksanakan bersamaan dengan agenda pertemuan akademik dosen ini menjadi wadah penguatan kapasitas akademik sekaligus mendorong pengembangan tridarma perguruan tinggi, khususnya pada bidang penelitian dan publikasi ilmiah.
Hadir sebagai narasumber dalam kegiatan tersebut Yohana Sutiknyawati Kusuma Dewi, akademisi dan peneliti yang memiliki pengalaman dalam pengembangan kerja sama penelitian lintas institusi dan lintas negara berasal dari Universitas Tanjungpura. Dalam pemaparannya, ia membagikan berbagai wawasan mengenai pentingnya membangun kolaborasi riset internasional di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin dinamis.
Yohana menjelaskan bahwa kolaborasi penelitian internasional tidak hanya memberikan peluang untuk meningkatkan kualitas dan dampak penelitian, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap sumber daya, pendanaan, pertukaran pengetahuan, hingga peluang publikasi pada jurnal bereputasi internasional.
Sharing Session Riset Internasional
Menurutnya, penelitian yang dilakukan secara kolaboratif mampu menghadirkan perspektif yang lebih beragam sehingga menghasilkan luaran penelitian yang lebih inovatif dan relevan dalam menjawab berbagai tantangan global.
Selain membahas manfaat kolaborasi internasional, ia juga mengulas sejumlah tantangan yang sering dihadapi dalam membangun jejaring riset global. Beberapa di antaranya meliputi perbedaan budaya akademik, kendala komunikasi lintas negara, pengelolaan waktu dan komitmen antarpeneliti, hingga perbedaan regulasi pada masing-masing institusi dan negara.
Meski demikian, tantangan tersebut dinilai dapat diatasi melalui komunikasi yang efektif, komitmen yang kuat, serta dukungan institusi yang berkelanjutan. Oleh karena itu, kemampuan membangun jejaring dan kolaborasi menjadi salah satu kompetensi penting yang perlu dimiliki oleh para akademisi saat ini.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan antusiasme tinggi dari para dosen yang hadir. Berbagai pertanyaan dan diskusi berkembang terkait strategi membangun jejaring penelitian, peluang kerja sama dengan mitra luar negeri, hingga langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas publikasi internasional.
Ketua Program Studi Sistem Informasi Universitas BSI Kampus Pontianak, Muhammad Sony Maulana, menyampaikan bahwa penguatan kapasitas dosen dalam bidang penelitian merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi sekaligus memperluas kontribusi akademik di tingkat nasional maupun internasional.
“Kolaborasi riset internasional menjadi peluang penting bagi dosen untuk meningkatkan kualitas penelitian dan memperluas dampak keilmuan yang dihasilkan. Melalui kegiatan ini, kami berharap dosen semakin termotivasi untuk membangun jejaring akademik dan aktif berkolaborasi dengan peneliti dari berbagai institusi, baik di dalam maupun luar negeri,” ujarnya.
Baca juga : Ngobrol Karier di Live TikTok, UBSI Kampus Pontianak Bagikan Tips Biar Cepat Dapat Kerja
Ia menambahkan bahwa kegiatan seperti sharing session tidak hanya memberikan wawasan baru bagi dosen, tetapi juga menjadi sarana untuk memahami berbagai peluang dan tantangan yang akan dihadapi dalam pengembangan riset kolaboratif di masa mendatang.
Melalui kegiatan International Research Collaboration: Issues, Benefits and Challenges of The Global Network, Universitas BSI Kampus Pontianak menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan riset yang berkualitas, kolaboratif, dan berorientasi global. Sejalan dengan komitmennya sebagai Kampus Digital Kreatif, Universitas BSI terus mendorong dosen untuk meningkatkan kompetensi akademik, memperluas jaringan penelitian, serta menghasilkan karya ilmiah yang memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan dan masyarakat.