Guru & Siswa Antusias Hadiri Pra-Edufair SMK Yadika 6

0 16

BSINews, Bekasi – Suasana berbeda terasa di Aula SMK Yadika 6 saat ratusan siswa dan guru mengikuti Pra-Edufair 2025 pada Kamis, (26/6) sebuah kegiatan pra-event yang mempertemukan pendidikan menengah dengan perguruan tinggi salah satunya Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Sebagai kampus Digital Kreatif. Acara ini menjadi bukti bahwa kolaborasi lintas jenjang pendidikan semakin dibutuhkan untuk mencetak lulusan yang siap menghadapi masa depan.

Dengan format presentasi interaktif, demo pembelajaran, hingga sesi konsultasi karier, kegiatan ini tidak hanya menyoroti sisi akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta untuk mengeksplorasi potensi dan minat masing-masing.

Guru & Siswa Antusias Hadiri Pra-Edufair SMK Yadika 6

Yang membuat acara ini semakin menarik adalah keterlibatan aktif para guru. Mereka tidak hanya hadir sebagai pendamping, tetapi turut serta dalam sesi diskusi, bertanya langsung kepada perwakilan kampus, hingga memberikan masukan kepada siswa dalam memilih jurusan dan program studi yang relevan.

Kehadiran guru pada Pra-Edufair memperkuat sinergi antara sekolah dan kampus sebagai mitra strategis pendidikan. Kolaborasi ini menciptakan ekosistem yang mendorong siswa untuk berpikir jauh ke depan, mengenal dunia perkuliahan, serta mempersiapkan karier yang sesuai dengan perkembangan zaman.

Siswa kelas XII terlihat antusias mengikuti seluruh rangkaian acara. Mereka menyimak pemaparan profil kampus, melihat langsung demo pembelajaran berbasis teknologi, serta memanfaatkan sesi konsultasi untuk menggali informasi seputar beasiswa, jalur masuk, dan peluang karier.

Baca Juga : Pengenalan Dunia Kampus Dimulai dari Aula SMK Yadika 6

Banyak siswa mengaku mendapat perspektif baru mengenai jurusan kuliah yang sebelumnya tidak mereka ketahui.

“Ternyata dunia kuliah itu luas banget. Saya jadi tertarik ke jurusan Digital Marketing karena tadi dijelaskan banyak peluang kerja yang sesuai hobi saya,” ujar Deni siswa dari jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran.

Pra-Edufair bukan sekadar ajang promosi, melainkan strategi perencanaan pendidikan jangka panjang. Melalui kegiatan ini, siswa SMK dapat memilih jalur kuliah secara tepat, berdasarkan data, referensi, dan panduan langsung dari pihak kampus.

Selain itu, konsultasi tatap muka antara siswa, guru, dan narasumber kampus memberikan pemahaman yang lebih menyeluruh tentang pentingnya literasi pendidikan tinggi bagi lulusan SMK.

Baca Juga : Pemaparan Kampus Berbasis Teknologi Buka Wawasan Baru Siswa SMK Yadika 6

Kegiatan ini menjadi langkah penting dalam membangun jembatan pendidikan antara sekolah menengah dan perguruan tinggi. Di era digital saat ini, sinergi semacam ini diperlukan untuk menghindari kesenjangan informasi dan memaksimalkan potensi generasi muda.

SMK Yadika 6, melalui pra-event ini, membuktikan komitmennya untuk membimbing siswa tidak hanya hingga lulus, tetapi juga sukses menentukan arah masa depan yang lebih cerah. (Safika Rahman)

Leave A Reply

Your email address will not be published.