Inspiring Talkshow UBSI: Mahasiswa Gaungkan Pemberdayaan Perempuan di Era Digital
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Kalimalang, yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung isu-isu sosial yang relevan dengan generasi muda. Melalui Program Studi Ilmu Komunikasi kampus Kalimalang, UBSI sukses menggelar acara “Inspiring Talkshow and Creative Competition” pada Jumat (25/4), bertempat di Aula UBSI kampus Kalimalang.
Kegiatan ini diselenggarakan dalam rangka menyambut Hari Kartini dan mengusung tema besar Pemberdayaan Perempuan di Era Digital. Melalui acara ini, mahasiswa tidak hanya diajak untuk berkreasi secara kreatif, tetapi juga menyuarakan nilai-nilai kesetaraan gender dan peran aktif perempuan dalam masyarakat digital.
Acara terbagi dalam dua segmen utama, yaitu talkshow inspiratif dan kompetisi kreatif. Dalam sesi kompetisi, mahasiswa bersaing dalam dua kategori: Fashion Show Individu dan Lomba Desain Poster, dengan setiap karya mengusung pesan sosial yang kuat mengenai pentingnya keterlibatan perempuan dalam pembangunan masyarakat yang inklusif.
Talkshow menghadirkan dua narasumber muda inspiratif, yakni Gian Aruna Hippy (Intelegensia Abang Kota Bekasi 2024) dan Aprilian Ajeng (Mpok Kota Bekasi 2024). Keduanya membagikan pandangan dan pengalaman mereka mengenai pentingnya pemberdayaan perempuan di tengah arus digitalisasi.
Baca juga : Talkshow Inspiratif UBSI Kampus Solo: Mengukir Prestasi, Membangun Gaya Hidup
Dalam sesi diskusi, Gian Aruna menyampaikan bahwa teknologi seharusnya menjadi ruang yang mendukung perempuan untuk tampil dan berkembang.
“Media digital bisa menjadi panggung pemberdayaan jika kita gunakan untuk menyuarakan hal-hal positif, terutama yang berkaitan dengan hak dan peran perempuan,” ujar Gian, dari keterangan rilis yang diterima pada Senin (28/4).
Senada dengan itu, Aprilian Ajeng mengajak mahasiswa untuk berani mengambil peran dalam menyuarakan isu-isu sosial, khususnya melalui platform digital yang kini lekat dengan kehidupan generasi muda.
“Jangan hanya jadi penonton. Gunakan media sosial untuk menunjukkan bahwa perempuan juga punya suara, pemikiran, dan kontribusi nyata,” tegas Ajeng.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga momentum refleksi nilai-nilai perjuangan Kartini yang tetap relevan di era modern. UBSI kampus Kalimalang menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi yang kritis, inovatif, dan peduli terhadap perubahan sosial.
Melalui kegiatan ini, UBSI berharap mahasiswa dapat menjadi agen perubahan yang tidak hanya cakap secara digital, tetapi juga peka terhadap nilai-nilai kesetaraan, keberagaman, dan keadilan sosial di tengah kemajuan zaman. (Alisa)