Kepala Sekolah SMAN 48 Buka Workshop Digital Kreatif untuk Guru, Rian Septian Anwar Jadi Pemateri

0 15

BSINews, Jakarta – Komitmen meningkatkan kualitas pendidikan di era digital terus diperkuat melalui kolaborasi antara SMAN 48 Jakarta dan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI). Bentuk nyata kolaborasi ini terlihat pada penyelenggaraan Workshop Digital Kreatif yang ditujukan bagi para guru, menghadirkan Rian Septian Anwar sebagai pemateri Utama, pada Rabu (21/5) lalu

SMAN 48 Buka Workshop Digital Kreatif untuk Guru

Kegiatan yang digelar di aula SMAN 48 Jakarta ini dibuka secara resmi oleh Kepala Sekolah SMAN 48, Luhur Setiawati. Workshop bertujuan meningkatkan literasi digital dan kemampuan pedagogis guru agar mampu beradaptasi dengan transformasi sistem pembelajaran.

Dalam sambutannya, Luhur menekankan pentingnya peran guru dalam mengikuti perkembangan teknologi demi efektivitas proses belajar mengajar. “Guru masa kini harus punya semangat belajar yang tak kalah besar dengan siswanya. Teknologi bukan lagi pilihan, tapi kebutuhan dalam mengajar, ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Sabtu (24/5).

Baca juga : Siap Kerja Era Digital: UBSI Kampus Sukabumi Fasilitasi Sertifikasi Kompetensi Analis Program Lewat Workshop Intensif

Sesi utama dibawakan oleh Rian Septian Anwar, praktisi teknologi pendidikan yang berpengalaman memberikan pelatihan digital untuk pendidik. Materi yang disampaikan meliputi pemanfaatan tools digital dalam proses belajar mengajar, strategi menciptakan pembelajaran interaktif dan personal, serta tren teknologi pendidikan global yang relevan bagi guru Indonesia.

Atmosfer kegiatan berlangsung hangat dan dinamis. Guru-guru dari berbagai mata pelajaran terlibat aktif dengan mencatat materi, berdiskusi, dan mengajukan pertanyaan kritis terkait kendala penggunaan teknologi di kelas. Rian menggunakan metode penyampaian interaktif dan partisipatif, memungkinkan peserta langsung mencoba berbagai tools serta melakukan simulasi dalam kelompok kecil.

Menjelang akhir acara, Rian juga memaparkan program beasiswa pengembangan profesi guru, termasuk pelatihan daring bersertifikat yang dapat diakses gratis maupun berbayar dengan skema bantuan. “Tugas guru tidak hanya mendidik, tapi juga terus mengembangkan diri. Teknologi dan beasiswa adalah dua hal yang bisa jadi pintu untuk kemajuan kita bersama, jelasnya.

Workshop ini menjadi bukti bahwa peningkatan kapasitas guru tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada dukungan kepemimpinan sekolah dan semangat belajar berkelanjutan. Kolaborasi antara SMAN 48 Jakarta dan UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif, diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi guru-guru lain untuk terus beradaptasi, belajar, dan berbagi demi menciptakan pembelajaran yang relevan di era digital. (Alisa)

Leave A Reply

Your email address will not be published.