Mahasiswa Ilmu Komunikasi UBSI Uji Ketangguhan Hadapi Krisis Lewat Public Relations Award 2025

0 63

BSINews, Cimacan – Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Bahasa (FKB) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sukses menyelenggarakan Public Relations Award (PRA) 2025, sebuah kompetisi akademik berskala besar yang menguji kemampuan mahasiswa dalam menangani krisis komunikasi, menyusun program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), hingga mempresentasikan strategi kreatif di bidang kehumasan.

Kegiatan berlangsung selama enam sesi, dimulai pada 18 November hingga 7 Desember 2025, dan bertempat di Wisma Aset Cimacan, Jawa Barat. Total lebih dari 940 mahasiswa semester 5 mengikuti rangkaian PRA 2025 yang terbagi dalam beberapa kelompok.

Simulasi Krisis, CSR, dan Praktik Kehumasan

Dalam PRA 2025, mahasiswa ditantang untuk mengangkat kasus krisis riil yang terjadi dalam satu hingga dua tahun terakhir. Mereka harus melakukan observasi, wawancara, hingga analisis menyeluruh mulai dari penyebab krisis, pemetaan publik, hingga strategi pemulihan citra.

Dekan Fakultas Komunikasi dan Bahasa, Dr. Anisti, menyampaikan bahwa metode pembelajaran berbasis kasus nyata ini memberikan pengalaman penting bagi mahasiswa.
“Model pembelajaran seperti ini melatih ketangguhan mahasiswa menghadapi tekanan komunikasi krisis. Mereka tidak hanya memahami teori, tetapi juga merasakan dinamika profesi PR secara langsung,” ungkapnya.

Baca juga: Mau Jadi Content Creator Profesional? Pilih Jurusan Ilmu Komunikasi UBSI untuk Masa Depan Gemilang

Mahasiswa juga merancang konsep CSR yang terhubung dengan kasus krisis yang mereka bahas, lengkap dengan tujuan, sasaran penerima manfaat, risiko implementasi, serta strategi keberlanjutan.

Puncak kegiatan berlangsung pada hari kedua, ketika mahasiswa tampil dalam Talkshow Manajemen Krisis. Dalam simulasi tersebut, mereka bertindak sebagai host, juru bicara perusahaan, dan perwakilan masyarakat. Mahasiswa harus mampu menyampaikan strategi respons, mengendalikan opini publik, serta menjaga etika komunikasi.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi, Intan Leliana, menegaskan bahwa PRA 2025 menjadi ruang aktualisasi penting bagi mahasiswa.
“Kami ingin mahasiswa tidak hanya mampu menyusun strategi, tetapi juga mengeksekusinya dengan percaya diri. PRA 2025 membuktikan bahwa mereka bisa berpikir kritis, kreatif, dan menawarkan solusi atas isu-isu komunikasi yang kompleks,” jelasnya.

Pada Awarding Night, panitia memberikan sejumlah penghargaan dalam berbagai kategori, antara lain; Best Crisis Management Plan, Best Public Opinion Strategy and Ethical PR Response, Best PR Strategy and Tactics, Best Sustainable Management Plan, Best Community Empowerment Campaign, Best Creative AI Creator

Baca juga: Kolaborasi Pariwisata dan Ilmu Komunikasi, Meramu Kreativitas di Era Digital

Puncak kegiatan ditandai dengan penobatan Juara Umum Public Relations Award 2025 kepada tim yang berhasil menunjukkan performa terbaik sepanjang kompetisi. Mengusung tema “Become PR Pro”, PRA 2025 menjadi sarana strategis dalam menyiapkan mahasiswa Ilmu Komunikasi UBSI menghadapi dinamika industri kehumasan yang kian kompleks. Dr. Anisti berharap pengalaman ini mampu memperkuat kompetensi mahasiswa sehingga siap bersaing di dunia profesional, sejalan dengan peran UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif.(Chanunah)

Leave A Reply

Your email address will not be published.