BSINews, Tangerang – UBSI (Universitas Bina Sarana Informatika) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengabdi kepada masyarakat melalui program unggulan BSI Explore 2026. Program pengabdian masyarakat berskala besar ini akan dilaksanakan pada tanggal 5 hingga 25 Agustus 2026 mendatang, dengan fokus menyasar sejumlah desa di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kawasan yang dipilih ini memiliki karakteristik unik karena berada di area penyangga Taman Nasional Ujung Kulon. Kehadiran mahasiswa UBSI diharapkan membawa dampak positif melalui misi pendidikan dan pemberdayaan masyarakat yang terencana.
Persiapan matang telah dilakukan oleh tim panitia BSI Explore. Mereka telah melaksanakan survei lokasi pada tanggal 18 hingga 19 Juni 2026. Tujuan utama dari survei ini adalah untuk memetakan secara akurat kebutuhan masyarakat setempat, menjalin komunikasi dan koordinasi yang erat dengan pemerintah desa, serta memastikan kesiapan infrastruktur dan logistik di lokasi yang akan menjadi sasaran program.
Baca juga: Siapkan Mentor Andal, UBSI Bekali Tim BSI Explore 2026 Menuju 38 Desa
Ketua Panitia BSI Explore 2026, Ade Suryadi, M.Kom, menegaskan pentingnya tahapan survei lapangan ini.
“BSI Explore bukan sekadar kegiatan kunjungan mahasiswa ke daerah. Program ini merupakan bentuk nyata implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengabdian kepada masyarakat. Karena itu, kami perlu memahami kondisi lapangan secara langsung agar program yang dijalankan nantinya tepat sasaran dan memberikan manfaat yang berkelanjutan,” ujar Ade, dalam keterangan rilis, Senin (22/6).
Dalam pelaksanaan survei ini, tim yang terdiri dari Ade Suryadi, Mulyadi, Asep Sayfulloh, dan Ahmad Hasan Fadilla, telah menyambangi lima desa di Kecamatan Sumur. Desa-desa tersebut meliputi Desa Sumberjaya, Tunggaljaya, Ujung Jaya, Cigorondong, dan Tamanjaya. Dari hasil koordinasi, pemerintah desa dan masyarakat menyambut antusias rencana pelaksanaan BSI Explore 2026.
Pemerintah Desa Sumberjaya telah menyatakan kesiapan mereka untuk mendukung kebutuhan akomodasi peserta selama program berlangsung. Sementara itu, Pemerintah Desa Tunggaljaya dan Ujung Jaya menunjukkan apresiasi yang tinggi dan berkomitmen penuh untuk membantu kelancaran berbagai kegiatan yang akan dihelat.
Salah satu temuan krusial didapat dari Desa Cigorondong, di mana tim survei mengidentifikasi kondisi bangunan di salah satu fasilitas pendidikan, yakni MI Darul Tholibin, yang memerlukan perhatian serius karena mengalami kerusakan.
“Temuan ini akan menjadi salah satu bahan pertimbangan penting dalam penyusunan agenda pengabdian yang akan dijalankan oleh mahasiswa UBSI,” ujarnya.
Sementara itu, sekolah-sekolah yang menjadi prioritas sasaran program meliputi SDN Sumberjaya, SDN Tunggaljaya 2, SDN Ujung Jaya 1, SDN Ujung Jaya 2, serta MI Darul Tholibin. Desa Tamanjaya sendiri akan difungsikan sebagai pusat koordinasi dan titik kumpul utama (basecamp) bagi para peserta selama kegiatan berlangsung.
Ade menambahkan, BSI Explore 2026 dirancang untuk menjadi wadah pembelajaran yang mendalam bagi mahasiswa. Mereka diharapkan dapat mengasah kepedulian sosial, kemampuan beradaptasi di lingkungan baru, jiwa kepemimpinan, serta keterampilan kolaborasi lintas disiplin ilmu.
“Melalui BSI Explore, mahasiswa tidak hanya belajar di ruang kelas, tetapi juga belajar memahami realitas sosial di masyarakat. Kami ingin menghadirkan pengalaman yang mampu membentuk karakter, empati, dan semangat kontribusi bagi bangsa. Di sisi lain, masyarakat juga memperoleh manfaat melalui berbagai program pendidikan, sosial, dan pemberdayaan yang akan dilaksanakan,” jelas Ade.
Ia juga menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan oleh seluruh perangkat desa dan masyarakat.
“Kami bersyukur mendapatkan dukungan yang sangat positif dari pemerintah desa dan masyarakat. Sambutan yang luar biasa ini menjadi energi bagi kami untuk mempersiapkan BSI Explore 2026 secara lebih matang. Harapannya, program ini dapat menjadi ruang kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam menciptakan perubahan yang bermanfaat serta berkelanjutan,” harap Ade.
Baca juga: BSI Explore 2026: Saat Mahasiswa UBSI Turun ke Lapangan, Bukan Cuma Duduk di Kelas
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif senantiasa mendorong mahasiswanya untuk tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga aktif berkontribusi dalam kegiatan pengabdian masyarakat. BSI Explore 2026 menjadi bukti nyata bagaimana mahasiswa UBSI dapat mengaplikasikan ilmu yang didapat untuk memberikan dampak positif yang signifikan.
“BSI Explore 2026 diharapkan menjadi salah satu program andalan pengabdian masyarakat UBSI yang tidak hanya memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan, tetapi juga secara nyata berkontribusi dalam peningkatan kualitas pendidikan dan pemberdayaan masyarakat di wilayah Ujung Kulon,” tutupnya.