Menginspirasi Masa Depan Pendidikan, UBSI Kampus Cikarang Gelar Seminar Kemerdekaan Digital
BSINews, Bekasi – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cikarang, sukses menyelenggarakan seminar bertajuk “AI for Education: Transformasi Pendidikan di Era Digital” di Hotel Primebiz, Cikarang, Selasa (20/8). Acara ini diikuti oleh 50 guru dan 50 siswa dari berbagai sekolah di wilayah Cikarang, dengan tujuan mendorong pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam dunia pendidikan.
UBSI Kampus Cikarang Gelar Seminar Kemerdekaan Digital
Dalam pemaparannya, Mohammad Syamsul Azis menekankan bagaimana AI dapat menjadi alat yang efektif untuk mendukung proses belajar-mengajar. “AI memungkinkan kita mempersonalisasi pendidikan sesuai kebutuhan setiap siswa. Dengan analisis data yang mendalam, guru dapat mengetahui kekuatan dan kelemahan siswa sehingga dapat memberikan materi yang lebih sesuai,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Kamis (29/8).
Suhardi menambahkan bahwa pemanfaatan AI tidak hanya berperan pada aspek akademik, tetapi juga mendukung manajemen sekolah. “Dengan AI, administrasi sekolah dapat dijalankan lebih efisien. Pengelolaan data siswa, penilaian, hingga perencanaan kurikulum bisa dilakukan lebih cepat dan akurat,” jelasnya.
Baca juga : UBSI Kampus Cilebut Gelar Seminar Kemerdekaan Digital Bertema “AI for Education and Business”
Sementara itu, Kepala Kampus UBSI kampus Cikarang, Nurul Ichsan, menyoroti pentingnya etika dalam pemanfaatan teknologi. Menurutnya, penggunaan AI harus bijak agar tidak menimbulkan ketergantungan. “AI seharusnya menjadi alat bantu, bukan pengganti peran guru dalam pendidikan,” tegasnya.
Dari sisi peserta, siswa yang mengikuti seminar mengungkapkan pandangannya mengenai pemanfaatan AI. Beberapa siswa menilai AI dapat membantu memahami pelajaran dengan cara yang lebih sesuai gaya belajar masing-masing. Namun, ada juga yang menyampaikan kekhawatiran terkait potensi ketergantungan terhadap teknologi, sehingga dikhawatirkan dapat menurunkan kemampuan berpikir kritis.
Seminar ini turut membahas dampak positif dan negatif penerapan AI di dunia pendidikan. Dari sisi positif, AI diyakini mampu meningkatkan efektivitas pembelajaran melalui penyediaan materi yang lebih personal, sekaligus membantu efisiensi administrasi sekolah. Namun, dari sisi negatif, pemanfaatan teknologi secara berlebihan berpotensi mengurangi interaksi sosial antara guru dan siswa serta memperlebar kesenjangan akses pendidikan.
Acara ditutup pada pukul 12.00 WIB dengan sesi foto bersama dan pembagian sertifikat kepada peserta. Dalam penutupannya, Suhardi menyampaikan bahwa UBSI kampus Cikarang akan terus menghadirkan kegiatan serupa untuk mendorong transformasi pendidikan di Indonesia. Dengan inisiatif ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berharap dapat memperkuat kesiapan dunia pendidikan menghadapi tantangan era digital. (Alisa)