Persiapan Matang, Panitia SWE UBSI Kampus Cengkareng Siap Sukseskan Seminar Wajib Entrepreneur
BSINews, Jakarta – Tim panitia Seminar Wajib Entrepreneur (SWE) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Cengkareng terus mematangkan berbagai persiapan menjelang pelaksanaan kegiatan yang akan digelar pada Senin (5/5). Seminar ini bertempat di AULA UBSI kampus Cengkareng, dan akan dilaksanakan dalam dua sesi, yaitu Sesi 1 pukul 13.00–16.00 WIB dan Sesi 2 pukul 18.30–21.30 WIB.
Sebagai bagian dari program rutin mata kuliah entrepreneur untuk mahasiswa semester 1, 2, dan 4, SWE menjadi salah satu agenda penting yang dihadirkan UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat semangat dan keterampilan kewirausahaan di kalangan mahasiswa, sejalan dengan perkembangan dunia bisnis di era digital.
Panitia menghadirkan dua narasumber dari kalangan praktisi bisnis yang telah sukses membangun usaha berbasis inovasi, yaitu M. Hafidz (CEO BPC) dan Endang K. Murty (Pratama Indotama). Keduanya dipilih karena rekam jejak dan pengalaman mereka dalam menghadapi tantangan dunia usaha modern, sehingga diharapkan dapat memberikan wawasan strategis dan inspiratif bagi peserta seminar.
Baca juga : UBSI Kampus Yogyakarta Gelar Seminar TOEFL dan Program Internasional Bertema “Go Global”
Di sisi internal, tim panitia terus menyusun dan menyempurnakan berbagai aspek teknis pelaksanaan. Persiapan meliputi penataan ruangan, sistem tata suara, layout kursi, pengaturan alur acara per sesi, serta pembentukan tim dokumentasi untuk merekam seluruh rangkaian kegiatan.
Salah satu panitia, Narti, menegaskan bahwa seluruh tim memiliki komitmen kuat untuk memberikan pengalaman terbaik bagi peserta seminar. Ia menyatakan, “Sebagai panitia, kami berkomitmen memberikan pengalaman terbaik untuk peserta. Kami ingin memastikan acara berjalan lancar, tepat waktu, dan seluruh peserta merasa nyaman serta antusias mengikuti seluruh sesi,” ujarnya.
Tak hanya fokus pada teknis, panitia juga menjalin koordinasi dengan dosen dan pihak kampus untuk memastikan partisipasi aktif mahasiswa. Menurut panitia, kehadiran mahasiswa tidak hanya penting secara administratif, tetapi juga strategis sebagai bekal untuk membangun pola pikir wirausaha sejak dini.
Harapan besar disematkan pada pelaksanaan SWE tahun ini. Panitia berharap seminar tidak hanya menjadi kegiatan seremonial semata, tetapi benar-benar menjadi momentum mahasiswa UBSI kampus Cengkareng untuk menyerap ilmu, semangat, dan motivasi dalam merancang ide-ide bisnis yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan zaman. (Alisa)