Profesionalisme Dimulai dari Bangku Kuliah: Inspirasi Mahasiswa UBSI dari Praktisi Nasional
BSINews, Bekasi — Menjadi profesional sejati adalah perjalanan panjang yang dimulai sejak bangku kuliah. Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Jatiwaringin Sebagai kampus Digital Kreatif membuktikan hal ini lewat Seminar Profesionalisme pada (11/6), menghadirkan Hendro Cristianto, Kepala Sub Divisi Pemasaran BULOG Jakarta, sebagai narasumber inspiratif yang membagikan kisah nyata jatuh bangun dan pembentukan etos kerja berintegritas tinggi.
Profesionalisme Dimulai dari Bangku Kuliah: Inspirasi Mahasiswa UBSI dari Praktisi Nasional
Seminar yang berlangsung interaktif ini bukan sekadar transfer ilmu, melainkan pengalaman hidup yang membangkitkan semangat mahasiswa. Dengan teknologi presentasi canggih dan sesi tanya jawab dua arah, kegiatan ini menggabungkan wawasan praktis, motivasi, dan pembentukan karakter profesional—hal yang menjadi ciri khas UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif. Melalui dialog langsung dengan praktisi nasional, mahasiswa disadarkan bahwa dunia kerja menuntut lebih dari sekadar gelar dan nilai akademik; dibutuhkan karakter kuat, komunikasi efektif, dan kemampuan mengambil keputusan di bawah tekanan.
Hendro menegaskan, “Profesionalisme bukan soal jabatan tinggi, tapi kemampuan bertahan, belajar, dan berkembang dari setiap tantangan.” Kalimat ini langsung menyentuh hati mahasiswa, membuka cakrawala baru tentang arti sesungguhnya menjadi profesional. Banyak peserta bahkan mengaku mulai merumuskan ulang rencana karier mereka setelah mendapatkan inspirasi langsung dari sang praktisi.
Baca Juga : 13 Tahun Broadcasting Award UBSI: Merayakan Kreativitas, Menantang Profesionalisme
Dengan konsistensi menghadirkan kolaborasi antara akademisi dan praktisi, UBSI Jatiwaringin menunjukkan komitmennya membentuk lulusan yang tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga siap mental dan profesional sejak dini. Kampus digital kreatif ini terus bertransformasi sebagai wadah lahirnya ide-ide besar, jejaring kolaborasi, dan semangat kerja nyata bagi generasi muda masa depan. (Safika Rahman)