BSINews, Jakarta — Penguasaan etika dan keterampilan profesional menjadi salah satu kompetensi yang dibutuhkan oleh praktisi Public Relations di era industri saat ini. Menjawab kebutuhan tersebut, Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif menyelenggarakan kegiatan Table Manner bagi mahasiswa semester 4 Peminatan Digital Public Relations yang berlangsung di Asyana Hotel Kemayoran, Jakarta, pada 1–8 Juli 2026.
Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI Bekali Mahasiswa Digital Public Relations dengan Kompetensi Table Manner di Asyana Hotel Kemayoran
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI dalam membekali mahasiswa dengan kompetensi yang tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik, tetapi juga penguatan soft skills dan etika profesional. Kemampuan memahami tata cara bersantap secara formal dinilai penting bagi calon praktisi Public Relations dalam membangun hubungan dengan klien, mitra, maupun para pemangku kepentingan.
Melalui kegiatan Table Manner, mahasiswa tidak hanya memperoleh pemahaman teoritis mengenai etika dan etiket dalam jamuan resmi, tetapi juga mendapatkan pengalaman praktik secara langsung sesuai standar industri perhotelan. Pembelajaran ini diharapkan mampu membentuk karakter mahasiswa yang profesional, percaya diri, serta mampu menerapkan etika dalam berbagai situasi bisnis dan keprotokolan.
Adapun tujuan penyelenggaraan kegiatan ini adalah meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam memahami serta mengimplementasikan etika ketika menghadiri jamuan formal, mendorong mahasiswa mempraktikkan Table Manner secara langsung, membekali mahasiswa dalam menangani klien saat menjalin kerja sama profesional, serta memperkuat pemahaman mengenai etika dan etiket sebagai bagian dari kompetensi seorang praktisi komunikasi.
Sebagai narasumber sekaligus tutor, Catur Raja Briantoro selaku Food and Beverage (F&B) Services Asyana Hotel Kemayoran memberikan pembekalan mengenai berbagai aspek etika dan tata cara bersantap dalam jamuan resmi. Materi yang disampaikan meliputi pengenalan fungsi dan penggunaan berbagai jenis peralatan makan, tata cara penyajian makanan sesuai standar internasional, sikap profesional selama jamuan berlangsung, hingga etika berkomunikasi dengan tamu dan klien dalam suasana formal.
Dalam sesi praktik, mahasiswa mempelajari secara langsung prosedur Table Manner mulai dari posisi duduk yang benar, penggunaan cutlery sesuai urutan hidangan, etika percakapan selama jamuan, hingga penyelesaian rangkaian makan sesuai standar hospitality. Pengalaman tersebut memberikan gambaran nyata mengenai penerapan etiket yang akan mereka temui ketika memasuki dunia kerja, khususnya di bidang Public Relations, Corporate Communication, Event Management, maupun industri jasa.
Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI , Intan Leliana, menyampaikan bahwa kegiatan Table Manner merupakan salah satu bentuk pembelajaran berbasis praktik yang dirancang untuk memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia profesional.
“Seorang praktisi Public Relations tidak hanya dituntut memiliki kemampuan komunikasi yang baik, tetapi juga memahami etika profesional dalam setiap interaksi, termasuk saat menghadiri jamuan bisnis. Melalui kegiatan ini, mahasiswa memperoleh pengalaman nyata yang akan menjadi bekal penting ketika berhadapan dengan klien, mitra kerja, maupun berbagai pemangku kepentingan di dunia industri,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima di Jakarta Rabu (8/7).
Baca Juga : Workshop Table Manner Mahasiswa Pariwisata UBSI Kampus Yogyakarta di Hotel Novotel YIA
Salah satu peserta kegiatan, Salsabila Putri, mengaku mendapatkan banyak pengalaman baru melalui kegiatan tersebut.
“Kami tidak hanya belajar tentang tata cara makan yang benar, tetapi juga memahami bagaimana bersikap profesional dan membangun kepercayaan diri dalam situasi formal. Pengalaman ini sangat bermanfaat sebagai persiapan memasuki dunia kerja,” ungkapnya.
Kerja sama antara Program Studi Ilmu Komunikasi UBSI dan Asyana Hotel Kemayoran menjadi bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan industri dalam menghasilkan lulusan yang adaptif terhadap kebutuhan dunia kerja. Melalui pembelajaran yang memadukan teori dan praktik, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan kompetensi profesional secara komprehensif serta memiliki kepercayaan diri dalam menerapkan etika bisnis di berbagai situasi formal.
Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus menghadirkan berbagai kegiatan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) sebagai bagian dari implementasi kurikulum yang berorientasi pada kebutuhan industri. Dengan demikian, lulusan yang dihasilkan tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki kompetensi profesional, etika, dan karakter yang siap bersaing di dunia kerja nasional maupun internasional. (Safika)