BSINews, Yogyakarta — Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Yogyakarta berkolaborasi dengan Balai Pelatihan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BLSDM Komdigi) serta Balai Besar Kerajinan dan Batik menggelar Seminar Digital Creative Hub bertajuk “Akselerasi AI Digipreneur untuk Penguatan Industri dan Usaha Kecil Menengah”. Kegiatan yang berlangsung di Burza Hotel Yogyakarta, pada Kamis (7/5) ini menjadi wadah kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan pelaku industri dalam mendorong pemanfaatan teknologi kecerdasan artifisial (AI) bagi pengembangan industri dan usaha kecil menengah (UKM).
Seminar AI Digipreneur UBSI dan BLSDM Komdigi
Seminar diikuti oleh mahasiswa UBSI kampus Yogyakarta dan Solo, serta pelaku Industri Kecil Menengah (IKM) binaan Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman peserta terkait peluang penggunaan AI dalam pengembangan branding, pemasaran digital, hingga perluasan pasar internasional.
Kepala BLSDM Komdigi Yogyakarta, Anton Susanto, menyampaikan bahwa transformasi digital menjadi kebutuhan utama bagi pelaku usaha di era ekonomi digital saat ini. “Penguasaan teknologi AI dapat membantu pelaku UMKM dan IKM meningkatkan efisiensi kerja sekaligus memperluas jangkauan pemasaran,” ujar Anton dalam keterangan rilis di Yogyakarta, Sabtu (9/5).
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik UBSI, Dr. Diah Puspitasari, menegaskan pentingnya sinergi antara perguruan tinggi dan dunia industri dalam menciptakan sumber daya manusia yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. “Mahasiswa diharapkan tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu terlibat langsung dalam pendampingan masyarakat dan pelaku usaha pada implementasi teknologi digital,” ungkapnya.
Sebagai keynote speaker, Zya Labiba menyampaikan pentingnya pemanfaatan AI dalam strategi pemasaran digital bagi IKM binaan Balai Besar Kerajinan dan Batik. “Semoga teknologi AI dapat membantu pelaku usaha memperluas pasar hingga tingkat internasional secara lebih efektif,” jelasnya.
Selain itu, materi seminar kemudian dilanjutkan oleh Heru Heryawan yang membahas pemanfaatan Artificial Intelligence dalam membangun branding dan pembuatan konten media sosial secara cepat, kreatif, dan efisien. “AI mampu membantu pelaku usaha menghasilkan konten pemasaran berkualitas dalam waktu singkat untuk mendukung promosi digital,” katanya.
Selanjutnya, Anang Darmawan memaparkan peluang penggunaan AI dalam mendukung aktivitas ekspor, mulai dari membantu penyusunan dokumen ekspor hingga mencari buyer potensial dari luar negeri. Ia menilai pemanfaatan teknologi digital menjadi faktor penting agar pelaku usaha lokal mampu bersaing di pasar global.
Baca juga : Dosen UBSI Kampus Pontianak Jadi Narasumber Seminar AI pada HUT ke-46 Bhayangkari Kalbar
Melalui kegiatan ini, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif berharap tercipta sinergi berkelanjutan antara mahasiswa dan pelaku IKM binaan Balai Besar Kerajinan dan Batik Yogyakarta.
“Mahasiswa UBSI yang sebelumnya telah mengikuti pelatihan Pemasaran Digital Menggunakan Kecerdasan Artifisial di UBSI kampus Yogyakarta diharapkan mampu memberikan pendampingan langsung kepada pelaku usaha dalam implementasi AI, khususnya untuk penguatan pemasaran digital dan peningkatan daya saing produk kerajinan serta batik Indonesia di pasar internasional,” tutup Anang. (Alisa)