Mahasiswa Sistem Informasi UBSI Uji Kompetensi Database Bersama Praktisi Industri

0 2

BSINews, Depok – Program Studi (Prodi) Sistem Informasi Fakultas Teknik dan Informatika (FTI) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan lulusan yang siap bersaing di dunia industri melalui penyelenggaraan Uji Kompetensi Berbasis Industri Bidang Sistem Basis Data. Kegiatan yang berlangsung di Kampus UBSI Margonda pada Rabu (22/7) ini diikuti oleh 120 mahasiswa semester 2 dan menghadirkan praktisi dari PHP Indonesia sebagai penguji.

Uji kompetensi menjadi bagian dari implementasi pembelajaran berbasis industri yang menghubungkan kompetensi akademik dengan kebutuhan nyata di dunia kerja. Selama pelaksanaan, mahasiswa tidak hanya diuji kemampuan teknis dalam merancang dan mengelola basis data, tetapi juga ditantang menyelesaikan studi kasus yang merepresentasikan permasalahan riil di lingkungan industri.

Baca juga: Mau Cepat Dilirik HRD? Jurusan Sistem Informasi Bisa Jadi Pilihan Tepat

Peserta diminta menganalisis kebutuhan data, menyusun struktur database yang tepat, membangun relasi antartabel, hingga mengolah data sesuai kebutuhan sistem informasi. Seluruh hasil pekerjaan kemudian dipresentasikan di hadapan penguji untuk mengukur kemampuan analisis, pemahaman konsep, serta cara mahasiswa mempertanggungjawabkan solusi yang mereka rancang.

Ketua Program Studi (Kaprodi) Sistem Informasi UBSI Sriyadi menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi salah satu upaya menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dekat dengan kebutuhan industri digital yang terus berkembang.

“Mahasiswa tidak cukup hanya memahami teori di ruang kelas. Mereka perlu menguji kemampuannya melalui standar industri agar memiliki pengalaman nyata sebelum memasuki dunia kerja. Kolaborasi dengan praktisi memberikan perspektif yang berbeda sekaligus memperkuat kesiapan mereka sebagai calon profesional di bidang teknologi informasi,” ujar Sriyadi dalam keterangan rilis yang diterima pada Kamis (23/7).

Selain menguji kompetensi database, kegiatan ini juga memberikan wawasan mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI) yang kini mulai menjadi bagian dari proses pengembangan perangkat lunak.

Salah satu penguji dari PHP Indonesia menjelaskan bahwa AI telah mengubah cara developer membangun sistem, termasuk dalam proses perancangan basis data. Namun, menurutnya, kemampuan dasar tetap menjadi fondasi utama yang tidak dapat digantikan.

“Di zaman sekarang, pembuatan database sudah jauh lebih mudah dengan memanfaatkan vibe coding yang didukung AI Assistant. Kami mulai menggunakan GitHub Copilot di Visual Studio Code sebagai pendamping dalam proses pengembangan. Ketika kemampuan sudah semakin matang, mahasiswa juga bisa mulai mengeksplorasi berbagai AI coding assistant lain seperti Antigravity, Cursor, Codex Desktop, Hermes, maupun OpenClaw. Namun yang perlu diingat, AI bukan pengganti kemampuan dasar. Pengembang tetap harus memahami konsep basis data, normalisasi, relasi tabel, serta mampu memvalidasi setiap hasil yang dihasilkan AI,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa industri saat ini membutuhkan talenta digital yang mampu memanfaatkan AI secara produktif tanpa mengabaikan kualitas, keamanan, dan validitas sistem yang dibangun.

Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang pelaksanaan uji kompetensi. Salah satu peserta mengaku memperoleh pengalaman baru, terutama mengenai penerapan AI dalam pengembangan basis data yang sebelumnya belum banyak dipelajari secara langsung.

“Terima kasih atas bimbingan, arahan, dan masukan selama proses ujian. Penjelasan mengenai pemanfaatan AI Assistant dalam pengembangan basis data memberikan wawasan baru bagi kami. Pengalaman ini membuat kami semakin percaya diri menghadapi kebutuhan industri yang kini semakin erat dengan teknologi AI,” ungkapnya.

Baca juga: Sistem Informasi EXPO 2026 UBSI Kampus Pontianak Hadirkan 35 Solusi Digital, Langsung Dihibahkan ke Mitra

Melalui kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman menyelesaikan studi kasus berbasis industri, tetapi juga memahami bagaimana memanfaatkan kecerdasan buatan secara bertanggung jawab untuk meningkatkan produktivitas dalam pengembangan perangkat lunak.

Sebagai Kampus Digital Kreatif, UBSI terus menghadirkan pembelajaran yang adaptif terhadap perkembangan teknologi guna mencetak lulusan yang kompeten, inovatif, dan siap menghadapi tantangan transformasi digital. Informasi mengenai Program Studi Sistem Informasi dan proses Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UBSI dapat diakses melalui https://pmbubsi.id.

Leave A Reply

Your email address will not be published.