Skill, Kreativitas, dan Kenyataan Hidup: Oleh-Oleh dari Sambutan Dekan FKB UBSI di Postinc Goes to Campus

0 64

BSINews, Jakarta – Pagi itu, suasana di Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kalimalang nggak seperti biasanya. Bukan karena ada demo mahasiswa atau dosen mogok ngajar, tapi karena hadirnya acara Postinc Goes to Campus yang menyedot perhatian mahasiswa dari berbagai jurusan pada Senin, (16/6).

Di antara jajaran narasumber kece dan influencer muda penuh pesona, ada satu sosok yang bikin suasana seketika jadi penuh semangat namun juga reflektif, yaitu Anisti selaku Dekan Fakultas Komunikasi dan Bahasa UBSI.

Baca juga: POSTINC Ngampus di UBSI! Di Balik Filter dan Feed Ada Mindset yang Harus Dibenahi

Dengan balutan gaya bicara yang santai tapi penuh makna, Anisti buka sambutannya bukan dengan kalimat pembuka penuh basa-basi. Ia langsung nyerocos tentang betapa relevannya tema acara hari itu, yaitu “Building Strength Through Self Development & Digital Creative.” Bagi generasi milenial dan gen Z, katanya, ini bukan cuma tema seminar semata, tapi semacam petunjuk jalan di tengah belantara kehidupan digital yang kadang lebih banyak nge-lag daripada sinyal WiFi gratisan.

“Ini adalah tema yang sangat relevan dengan era sekarang bagi milenial maupun Gen Z,” ucap Anisti dengan ekspresi serius namun tetap nge-blend dengan suasana anak muda. Ia nggak berhenti di situ.

Ia juga ngasih reminder soal betapa pentingnya adaptasi cepat terhadap perkembangan dunia dan kondisi ekonomi yang berubah-ubah kayak harga cabai. Intinya, siapa cepat dia yang selamat. Siapa malas upgrade skill, ya siap-siap ketinggalan kereta.

Salah satu momen paling ngena adalah ketika Anisti menekankan bahwa di era sekarang, kreativitas dan soft skill bukan lagi tambahan, tapi keharusan. “Di era sekarang, kembangkan kreativitas dan soft skill kalian karena itu sangat penting,” pesannya.

Dan ya, kalimat ini mungkin terdengar seperti kutipan motivator TikTok, tapi ketika diucapkan dari seorang dekan yang paham betul lika-liku dunia kampus dan dunia kerja, jadi terasa lebih dari sekadar ucapan. Ini semacam alarm pagi yang bikin kita sadar “Oh iya ya, hidup nggak cuma soal IPK.”

Sebagai penutup sambutannya, Anisti juga dengan bangga menyebutkan bahwa UBSI Sebagai Kampus Digital Kreatif telah meraih akreditasi unggul. Sebuah pencapaian yang nggak bisa dianggap remeh.

“Artinya, kualitas pendidikan dan dedikasi UBSI dalam mencetak generasi kompeten diakui secara resmi. Ini bukan cuma kabar baik buat kampus, tapi juga buat mahasiswanya yang bisa merasa lebih pede saat masuk dunia kerja nanti,” ungkapnya.

Dari sambutan singkat itu, kita belajar satu hal penting, dunia nggak nunggu kita siap. Dunia jalan terus. Dan kalau kita mau ikut lari bersama, bekal kita bukan cuma ijazah, tapi juga kreativitas, adaptasi, dan keberanian buat terus belajar.

Baca juga: Bukti Komitmen Kampus, FKB Universitas BSI Sukses Gelar Sertifikasi Kompetensi Untuk Dosen

Kalau kamu masih mikir kuliah itu cuma soal ngerjain tugas dan ngumpulin absen, mungkin kamu butuh denger sambutan Anisti. Atau lebih baik lagi, kamu mulai buka mata. dunia di luar sana udah jalan jauh. Pertanyaannya, kamu mau ngejar atau nunggu dijemput realita?(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.