BSINews, Bogor – Inovasi teknologi kembali menginspirasi semangat mahasiswa Program Studi (Prodi) Informatika, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) dalam ajang IT Bootcamp, yang digelar pada Kamis–Jumat, 17–18 Juli 2025 di Hotel Asyana Sentul. UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif mendorong mahasiswanya untuk tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu menciptakan solusi digital yang berdampak nyata bagi masyarakat.
Kegiatan ini menjadi wadah unjuk kreativitas mahasiswa dalam menciptakan solusi berbasis teknologi terkini, yang mampu menjawab permasalahan nyata di berbagai sektor kehidupan. Selama dua hari pelaksanaan, para peserta menampilkan berbagai karya inovatif berbasis Internet of Things (IoT) dan sensor pintar. Tema inovasi sangat beragam, mulai dari sektor pertanian, pengelolaan ruang terbuka, hingga efisiensi energi dalam ruangan. Mahasiswa UBSI turut ambil bagian dalam gelaran ini dan menunjukkan prestasi membanggakan.
Inovasi SmartLight Sabet Juara Satu
Salah satu karya yang paling mencuri perhatian juri dan peserta adalah SmartLight, sebuah sistem otomatisasi penerangan ruangan berbasis IoT. Alat ini mampu mengatur intensitas pencahayaan secara otomatis berdasarkan kondisi cahaya sekitar, sehingga mendukung efisiensi energi dan kenyamanan pengguna. Atas keunggulannya tersebut, SmartLight berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi ini.
Juara kedua diraih oleh tim pengembang EcoSpray, sistem penyiraman otomatis yang ramah lingkungan berbasis sensor kelembaban tanah. Sedangkan juara ketiga diberikan kepada inovasi SmartRoof, atap otomatis berbasis IoT yang dapat membuka dan menutup sesuai dengan intensitas cahaya, sangat ideal untuk area hidroponik dan ruang semi-terbuka.
Memberikan tanggapan atas capaian para peserta, juri utama Hanggoro Aji Al Kautsar menyampaikan apresiasinya. Ia menjelaskan bahwa karya seperti SmartLight menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya cakap dalam teknologi, tetapi juga peka terhadap kebutuhan masyarakat dan isu-isu keberlanjutan. “SmartLight adalah bukti bahwa mahasiswa kita tidak hanya jago teknologi, tapi juga punya kepekaan terhadap kebutuhan energi masa kini. Inovasi semacam ini punya potensi besar untuk diterapkan di lingkungan rumah, kantor, bahkan fasilitas publik,” ujar Aji dalam keterangan tertulis, Jumat (18/7).
IT Bootcamp 2025 bukan semata ajang kompetisi, melainkan juga menjadi ruang kolaborasi, eksplorasi ide, serta wujud nyata semangat mahasiswa UBSI dalam menghadirkan teknologi yang solutif, cerdas, dan berdampak langsung bagi masyarakat.(Tiara Sari)