Soft Skill dan Teknologi Jadi Fokus UBSI dalam Workshop di SMAN 48 Jakarta
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Jatiwaringin menggelar workshop edukatif di SMAN 48 Jakarta pada Senin (21/4). Kegiatan ini menekankan pentingnya keseimbangan antara penguasaan teknologi dan pengembangan soft skill dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi era digital.
Soft Skill dan Teknologi Jadi Fokus UBSI dalam Workshop
Workshop yang dilaksanakan di aula utama SMAN 48 Jakarta tersebut diikuti oleh siswa kelas 3 dengan antusiasme tinggi. Dengan tema penguatan keterampilan abad 21, kegiatan ini tidak hanya membahas teknologi terkini seperti Artificial Intelligence, tetapi juga menekankan pada komunikasi efektif, kepemimpinan, serta kerja sama tim.
Rian Septian Anwar, Kepala Kampus UBSI kampus Jatiwaringin yang juga menjadi pembicara utama, menegaskan bahwa keterampilan non-teknis memiliki peran besar dalam dunia kerja. “Menjadi pintar secara teknologi saja tidak cukup. Di era digital, soft skill justru menjadi fondasi yang memperkuat kemampuan teknis agar lebih bermanfaat,” ujarnya, dari keterangan rilis yang diterima pada Rabu (23/4).
Baca juga : Ratusan Mahasiswa Baru Antusias Ikuti Workshop Keterampilan Digital Dasar di UBSI Kampus Tasikmalaya
Dalam penyampaiannya, Rian menggunakan metode pembelajaran kolaboratif yang menggabungkan diskusi kelompok, simulasi digital, hingga studi kasus berbasis data sains. Pendekatan ini membuat siswa lebih aktif, terlibat dalam percakapan, dan mampu mengaitkan teori dengan praktik nyata.
Selain memperluas wawasan teknologi, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan kepercayaan diri, empati, dan kemampuan kepemimpinan pada siswa. UBSI menilai bahwa keterampilan tersebut sangat dibutuhkan untuk menghadapi dunia kerja yang kompetitif dan serba cepat.
Dengan menggabungkan teknologi dan soft skill dalam satu rangkaian pembelajaran, UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter dan siap berkontribusi di era digital. (Alisa)