Persiapan Uji Kompetensi, UBSI Kampus Tegal Hadirkan CEO PT Nimcomlab Teknologi Indonesia pada Pelatihan SQA

0 67

BSINews, Tegal — Dalam upaya memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia industri, Program Studi Sistem Informasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Tegal menggelar Workshop Software Quality Assurance (SQA) yang berlangsung pada Senin (30/6) lalu. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Workshop dan Uji Kompetensi Berbasis Industri Bidang SQA selama dua hari.

UBSI yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, menghadirkan langsung praktisi industri sebagai narasumber, yakni Dimas Edu Prasada, CEO PT Nimcomlab Teknologi Indonesia. Dalam pelatihan yang berlangsung ini, mahasiswa dibekali pemahaman teknis dan praktis terkait proses pengujian perangkat lunak menggunakan pendekatan Software Testing Life Cycle (STLC).

UBSI Kampus Tegal Hadirkan CEO PT Nimcomlab Teknologi IndonesiaPelatihan SQA

Tak hanya menyampaikan teori, Dimas juga membagikan studi kasus nyata dari sejumlah proyek yang ditangani perusahaannya. Mahasiswa dilibatkan secara langsung dalam proses analisis kebutuhan sistem, penyusunan test scenario, pembuatan test case, serta identifikasi bug berdasarkan data riil dari industri.

“Pengujian perangkat lunak bukan hanya soal menemukan kesalahan, tapi bagaimana menjamin sistem bekerja sesuai kebutuhan pengguna. Melalui studi kasus ini, saya ingin mahasiswa terbiasa berpikir kritis dan teliti terhadap detail,” ujar Dimas dalam rilis yang diterima, Selasa (8/7).

Selain praktik manual testing, peserta juga diperkenalkan pada dua alat uji populer yang digunakan di dunia industri, yaitu Selenium untuk automated testing dan Postman untuk API testing. Keduanya memperkaya wawasan mahasiswa tentang akurasi, efisiensi, dan dokumentasi dalam pengujian perangkat lunak modern.

Ketua Program Studi Sistem Informasi UBSI kampus Tegal, Sopian Aji, menegaskan pentingnya kegiatan ini dalam menyiapkan lulusan yang kompeten dan adaptif terhadap kebutuhan industri.

“Dengan studi kasus nyata yang dibawakan langsung oleh praktisi, mahasiswa bisa melihat dan merasakan langsung bagaimana kualitas perangkat lunak dikawal secara profesional. Ini pengalaman yang sangat berharga,” tuturnya.

Baca juga : Bukan Sekadar Kuliah: Mahasiswa UBSI Kampus Tegal Rintis Usaha di Entrepreneur Fair 2025

Pelatihan ditutup dengan sesi diskusi dan evaluasi materi. Kegiatan akan dilanjutkan pada 1 Juli 2025 dengan pelaksanaan Uji Kompetensi SQA yang dinilai langsung oleh tim penguji dari PT Nimcomlab Teknologi Indonesia. Uji kompetensi ini bertujuan mengukur secara objektif pemahaman dan keterampilan mahasiswa melalui simulasi pengujian perangkat lunak.

Leave A Reply

Your email address will not be published.